Jalan yang rusak akibat terjangan banjir di distrik Charsadda, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 29 Agustus 2022. (Abdul MAJEED / AFP)
Jalan yang rusak akibat terjangan banjir di distrik Charsadda, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 29 Agustus 2022. (Abdul MAJEED / AFP)

Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Pakistan 1.061 Orang

Willy Haryono • 29 Agustus 2022 15:15
Islamabad: Jumlah korban tewas bencana banjir di Pakistan terus bertambah dan menyentuh angka 1.061, menurut laporan terbaru Otoritas Manajemen Bencana Nasional (NDMA) pada Senin, 29 Agustus 2022. Dalam 24 jam terakhir, NDMA mencatat tambahan 28 korban tewas akibat banjir.
 
Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran berlangsung di Pakistan pada Senin ini, begitu juga dengan bantuan internasional yang mulai berdatangan.
 
Menurut laporan AFP, angka final korban tewas dalam banjir di Pakistan dapat jauh lebih tinggi dari saat ini karena akses menuju ratusan desa di pegunungan utara terputus. Terjangan banjir di Pakistan sejak Juni lalu telah merusak berbagai ruas jalan dan menyapu sejumlah jembatan, terutama di provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyak sungai di Pakistan, termasuk Sungai Indus, meluap di tengah guyuran hujan deras dan juga mencairnya gletser dari area pegunungan. Air dalam jumlah besar diprediksi akan mencapai provinsi Sindh dalam beberapa hari mendatang, yang dipastikan semakin menambah penderitaan jutaan orang di sana.
 
"Saat ini, Indus sedang berstatus banjir besar," kata Aziz Soomro, pengawas Sukkur Barrage yang menangani regulasi aliran sungai.
 
Hari Minggu kemarin, Menteri Luar Negeri Pakistan Bilawal Bhutto-Zardari menegaskan bahwa negaranya membutuhkan bantuan finansial untuk menangani dampak bencana banjir.
 
Ia berharap beberapa institusi keuangan seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dapat turut membantu.
 
"Saya belum pernah melihat kehancuran dalam skala sebesar ini. Sulit rasanya untuk diungkapkan dengan kata-kata," sebut Bhutto-Zardari. Ia mengatakan banyak tanaman pangan yang selama ini diandalkan masyarakat sebagai sumber makanan telah hancur diterjang banjir.
 
"Sudah jelas bahwa banjir ini akan berdampak pada situasi perekonomian," pungkas Bhutto-Zardari.
 
Baca:  Fransiskus Serukan Penyaluran Bantuan ke Korban Banjir di Pakistan
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif