Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi, 5 Agustus 2022. (Vyacheslav Prokofyev / POOL / AFP)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi, 5 Agustus 2022. (Vyacheslav Prokofyev / POOL / AFP)

Erdogan Sebut Putin Memintanya untuk Bekerja Sama dengan Rezim Assad

Willy Haryono • 07 Agustus 2022 21:36
Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memintanya untuk bekerja sama dengan rezim Presiden Bashar al-Assad demi menyelesaikan krisis di Suriah.
 
Ia merespons permintaan itu dengan memastikan kepada Putin bahwa layanan intelijen Turki tengah bekerja sama dengan Suriah. Namun menurut Erdogan, hal terpenting adalah hasil dari kerja sama tersebut.
 
"Selama dua layanan intelijen bekerja dalam menyelesaikan (krisis Suriah) ini, kami juga membutuhkan dukungan Rusia. Ada sejumlah kesepakatan dan pemahaman antar kedua negara dalam hal ini," sebut Erdogan, dikutip dari Asharq al-Awsat, Minggu, 7 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan disampaikan Erdogan di dalam pesawat dalam perjalanan pulang menuju Turki, satu hari usai pertemuannya dengan Putin berlangsung di Sochi.
 
Pertemuan Erdogan dan Putin menekankan kembali keberagaman posisi antar dua negara. Pertemuan itu juga menggarisbawahi penolakan Moskow atas kemungkinan terjadinya operasi militer Turki di Suriah utara.
 
Erdogan mengatakan Putin menganut "pendekatan adil" terhadap Turki dalam isu Suriah, dan juga mendukung Ankara dalam perang melawan terorisme.
 
Dalam pertemuan, Erdogan dan Putin juga mendiskusikan kemungkinan melakukan operasi lintas perbatasan di Suriah. Secara spesifik, Erdogan menyebutkan beberapa langkah yang perlu diambil dalam melawan sejumlah organisasi teroris di Suriah.
 
Namun di waktu bersamaan, Erdogan juga sepakat untuk mengambil berbagai langkah untuk melindungi integritas wilayah Suriah.
 
Baca:  Putin dan Erdogan Kunjungi Iran di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina
 
Sejak Mei lalu, Erdogan telah berbicara mengenai rencana Turki untuk meluncurkan operasi militer baru di Suriah dalam melawan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG). Tujuan dari operasi tersebut adalah menghubungkan dua area yang sudah berada di bawah kendali Turki di wilayah utara Suriah.
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif