Jacob Blake Sr saat memberikan keterangan mengecam penembakan anaknya. Foto: AFP
Jacob Blake Sr saat memberikan keterangan mengecam penembakan anaknya. Foto: AFP

Kuatkan Diri, Ayah Jacob Blake Baca Al Fatihah Kecam Penembakan Anak

Internasional Penembakan Jacob Blake
Fajar Nugraha • 27 Agustus 2020 11:46
Wisnconsin: Ayah dari Jacob Blake, seorang pria kulit hitam Amerika Serikat (AS) ditembak tujuh kali oleh polisi AS tampak tegar saat memberikan pernyataan. Menahan tangis, ayah Blake membaca surat Al-Fatihah untuk menguatkan diri.
 
Sang ayah membaca Alquran setelah mengumumkan bahwa Jacob Blake lumpuh dari pinggang ke bawah akibat penembakan polisi. Pengumuman itu disampaikannya dalam jumpa pers pada Selasa 25 Agustus, dua hari setelah penembakan.
 
“Keluarga saya sangat beragam, dan kami tidak hanya mewakili satu hal,” kata ayah Jacob Blake, tepat sebelum membaca Surat Al-Fatihah, seperti dikutip Morroco World News, Kamis 27 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Satu hari setelah penembakan, empat organisasi Muslim, termasuk Muslim Advocates di Washington dan American Albanian Islamic Center of Wisconsin, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam insiden tersebut.
 
“Sekali lagi, petugas polisi melakukan kekerasan yang mengerikan terhadap warga kulit hitam. Doa kami tertuju pada Jacob Blake, yang kami harap selamat dari penembakan ini,” sebut pernyataan itu.
 
Surah Al-Fatihah adalah salah satu bab terpenting dalam Alquran. Pembacaannya wajib dalam doa. Umat ??Islam juga sering melafalkannya dalam pernikahan dan pemakaman.
 
Kenosha, Wisconsin saat ini dilanda protes dipicu penembakan anggota polisi terhadap Jacob Blake. Status darurat diterapkan karena demonstrasi diwarnai bentrokan, aksi kekerasan dan juga perusakan.
 
Baca: Wisconsin Masuki Status Darurat Terkait Demo Jacob Blake.
 
Dalam rekaman video pada 23 Agustus, tampak seorang anggota polisi menembak Jacob Blake dari belakang. Tujuh peluru yang bersarang di tubuh Blake membuatnya lumpuh.
 
Di Washington, Kementerian Kehakiman mengatakan akan mengirim FBI dan perwira federal sebagai tanggapan atas kerusuhan tersebut. Gedung Putih mengatakan hingga 2.000 pasukan Garda Nasional akan disediakan.

 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif