Donald Trump berdiri di balkon Gedung Putih setelah kembali dari perawatan Covid-19, 5 Oktober 2020. (NICHOLAS KAMM / AFP)
Donald Trump berdiri di balkon Gedung Putih setelah kembali dari perawatan Covid-19, 5 Oktober 2020. (NICHOLAS KAMM / AFP)

Populer Internasional: Trump Ingin Jadi Superman hingga Yaman Perang Lagi

Willy Haryono • 04 Oktober 2022 09:47
Washington: Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata pernah berencana berdiri dari kursi rodanya dengan memakai baju Superman setelah sembuh dari Covid-19. Rencana ini ditulis dalam sebuah buku berjudul Confidence Man: The Making of Donald Trump and Breaking of America ciptaan Maggie Haberman, koresponden Gedung Putih dari media The New York Times.
 
Kabar tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Selasa, 4 Oktober 2022.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Puerto Rico yang hancur diterjang Badai Fiona dan berakhirnya gencatan senjata di Yaman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut selengkapnya:

Ada-Ada Saja, Trump Pernah Ingin Jadi 'Superman' Setelah Sembuh dari Covid-19

Trump, 76, dirawat selama tiga hari di rumah sakit militer Walter Reed di Washington pada 2020 usai terinfeksi Covid-19.
 
Ia mengatakan kepada para staf bahwa dirinya ingin menaiki kursi roda, kemudian berdiri secara dramatis di tengah sorot kamera. Tidak hanya itu, Trump juga berencana membuka jasnya untuk memperlihatkan t-shirt Superman.
 
Apa lagi detail dari rencana tak biasa Trump tersebut? Cek selengkapnya di sini.

Kunjungi Puerto Rico yang Diterjang Badai, Biden: Semua Akan Dibangun Kembali

Biden berjanji untuk "membangun semuanya kembali" saat mengunjungi Puerto Rico yang telah diterjang Badai Fiona. Dua pekan sejak terjangan badai, puluhan ribu warga Puerto Rico masih kehilangan aliran listrik.
 
"Kami datang ke sini secara langsung untuk memperlihatkan bahwa kami ada untuk kalian. Semua masyarakat Amerika ada untuk kalian," kata Biden yang didampingi istrinya, Jill Biden.
 
"Saya berkomitmen terhadap pulau ini," sambungnya.
 
Seperti apa dampak kehancuran yang ditimbulkan Badai Fiona di Puerto Rico? Cek selengkapnya di sini.

Gencatan Senjata Berakhir, Perang Yaman Berlanjut Kembali

Pertempuran antar pasukan Yaman dan pemberontak Houthi berlanjut kembali di sejumlah titik pada Senin, 3 Oktober 2022. Kelanjutan ini terjadi beberapa jam usai berakhirnya gencatan senjata pada hari Minggu kemarin.
 
Gencatan senjata Yaman yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah berjalan selama enam bulan. Namun gencatan senjata itu berakhir pada Minggu malam, dan PBB tidak mampu mengupayakan perpanjangan.
 
Juru bicara militer Yaman di Taiz, Kolonel Abdul Basit Al-Bahr, melaporkan bahwa pertempuran kembali meletus di utara, barat dan timur kota Taiz. Al-Bahr menuliskan keterangan pada pada Minggu malam via Twitter bahwa Houthi mencoba menyusup ke posisi militer di bawah perlindungan artileri berat.
 
Apa lagi yang disampaikan Al-Bahr mengenai kondisi di negaranya? Cek selengkapnya di sini.

 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif