Logo di markas besar WHO di Jenewa, Swiss. (AFP)
Logo di markas besar WHO di Jenewa, Swiss. (AFP)

WHO Minta Dunia Tidak Terlena Gejala Ringan Varian Omicron

Internasional WHO covid-19 Varian Delta Omicron Varian Omicron
Willy Haryono • 29 Desember 2021 22:16
Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa Omicron dapat membebani sistem kesehatan di banyak negara meski berbagai studi awal menunjukkan bahwa varian Covid-19 tersebut hanya berujung pada gejala-gejala ringan.
 
Omicron telah memicu lonjakan kasus Covid-19 di seluruh dunia, dengan banyak negara berusaha mencari keseimbangan antara sektor kesehatan dan ekonomi.
 
WHO mengingatkan negara-negara dunia untuk tidak terlena meski sebagian besar gejala yang dipicu Omicron relatif ringan dan tidak membahayakan jiwa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lonjakan kasus Omicron, meski gejala-gejalanya relatif ringan, tetap dapat meningkatkan angka rawat inap, terutama di kalangan individu yang belum divaksinasi, dan memicu gangguan terhadap sistem kesehatan dan layanan kritis lainnya," ucap Manajer Insiden Covid-19 WHO cabang Eropa, Catherine Smallwood, dilansir dari laman Shafaq, Rabu, 29 Desember 2021.
 
Sebelumnya, WHO juga menegaskan bahwa risiko dari Omicron, meski gejala-gejalanya ringan, masih "sangat tinggi." Peringatan disampaikan WHO setelah kasus Covid-19 melonjak 11 persen secara global pekan lalu.
 
"Risiko keseluruhan terkait varian baru yang menjadi perhatian Omicron tetap sangat tinggi," kata badan kesehatan PBB itu.
 
"Bukti yang konsisten menunjukkan bahwa varian Omicron memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan varian Delta dengan waktu dua kali lipat dari dua hingga tiga hari dan peningkatan pesat dalam kejadian kasus terlihat di sejumlah negara. Ini termasuk di Inggris dan AS, di mana ia menjadi varian yang dominan,” sebut pembaharuan WHO.
 
Baca:  WHO: Risiko Varian Omicron Tetap Sangat Tinggi
 
Senin kemarin, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa sejumlah rumah sakit di AS dapat menghadapi gelombang pasien Covid-19. Namun ia juga menegaskan bahwa AS secara umum telah bersiap menghadapi skenario semacam itu.
 
Ia menekankan, Omicron tidak akan memiliki dampak yang sama seperti saat AS dihantam varian Delta tahun ini.
 
"Omicron adalah sebuah sumber kekhawatiran, tapi bukan sumber kepanikan," tegas Biden.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif