Presiden AS Donald Trump (dua kanan) ikut serta dalam penandatanganan perjanjian normalisasi antara Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Israel. (Foto: Saul Loeb/AFP)
Presiden AS Donald Trump (dua kanan) ikut serta dalam penandatanganan perjanjian normalisasi antara Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Israel. (Foto: Saul Loeb/AFP)

UEA dan Bahrain Resmikan Normalisasi dengan Israel

Internasional UEA-Israel Bahrain-Israel
Willy Haryono • 16 September 2020 04:48
Washington: Uni Emirat Arab dan Bahrain resmi menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa, 16 September 2020. Presiden AS Donald Trump menyebut peresmian ini sebagai dimulainya "fajar di Timur Tengah yang baru."
 
UEA, Bahrain, dan Israel sama-sama menyebut normalisasi ini sebagai perjanjian bersejarah. Trump, pihak yang memediasi perjanjian, juga menyebutnya demikian.
 
Sejak Israel berdiri pada 1948, UEA dan Bahrain adalah negara Arab ketiga dan keempat yang mengakui status negara tersebut. Trump berharap negara-negara lainnya dapat mengikuti langkah UEA dan Bahrain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama berdekade-dekade, sebagian besar negara Arab telah memboikot Israel, berkukuh bahwa hubungan bilateral baru bisa terjalin usai konflik dengan Palestina terselesaikan.
 
"Setelah perpecahan dan konflik selama berdekade-dekade, kita telah menandai dimulainya fajar di Timur Tengah yang baru," kata Trump, dilansir dari laman BBC, Rabu 16 September 2020.
 
"Kita semua berada di sini pada petang ini untuk mengubah sejarah," sambungnya.
 
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik peresmian normalisasi. "Hari ini adalah poros sejarah; menandai dimulainya fajar baru perdamaian."
 
Namun Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa perdamaian di Timur Tengah baru dapat terwujud saat Israel mundur dari daerah pendudukan.
 
"Perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan tidak akan tercapai hingga pendudukan Israel berakhir," ujar Abbas usai UEA dan Bahrain meresmikan normalisasi dengan Israel.
 
Militer Israel mengatakan, dua roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel saat seremoni penandatanganan berlangsung.
 
Baca:Bahrain Sebut Normalisasi dengan Israel Demi Halau Iran
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif