Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky hadir di layar televisi dalam KTT G7 di Schloss Elmau, Jerman, 27 Juni 2022. (BENOIT TESSIER / POOL / AFP)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky hadir di layar televisi dalam KTT G7 di Schloss Elmau, Jerman, 27 Juni 2022. (BENOIT TESSIER / POOL / AFP)

G7 Tekankan Komitmen Dukung Ukraina, Zelensky Minta Lebih Banyak Senjata

Willy Haryono • 27 Juni 2022 19:05
Munich: Jajaran pemimpin negara G7 berencana menjatuhkan serangkaian sanksi baru kepada Rusia, dan di waktu bersamaan terus mendukung Ukraina. Sementara di Ukraina, Presiden Volodymyr Zelensky menyerukan lebih banyak pengiriman senjata.
 
Invasi Rusia di Ukraina sejak 24 Februari menjadi bahasan utama dalam KTT G7 di kastil Schloss Elmau, pegunungan Alpen Bavaria, Jerman sejak hari Minggu kemarin.
 
Zelensky turut hadir dalam pertemuan tersebut, meski hanya secara daring. Seperti sebelumnya, ia kembali menyerukan penyaluran lebih banyak senjata ke Ukraina dan penerapan tambahan sanksi untuk Rusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penundaan dalam transfer senjata ke negara kami, atau adanya segala bentuk pembatasan, sama saja seperti mengundang Rusia untuk menyerang lagi dan lagi," kata Zelensky, dikutip dari laman AFP, Senin, 27 Juni 2022.
 
KTT G7, digelar sejak Minggu hingga Selasa besok, akan diikuti serangkaian pertemuan negara-negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Spanyol. Zelensky juga dijadwalkan hadir secara daring dalam pertemuan tersebut.
 
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, yang turut hadir dalam pertemuan KTT G7 di Jerman, menekankan pesan persatuan dalam upaya mendukung Ukraina dan menentang Rusia.
 
"Kami akan mendukung Ukraina selama mungkin," tutur von der Leyen kepada awak media.
 
Pekan kemarin, Uni Eropa (UE) telah memberikan dukungannya kepada Ukraina dengan menganugerahkan status negara kandidat. Status tersebut merupakan langkah lanjutan dari upaya Ukraina bergabung ke blok Eropa.
 
Sementara itu pada Minggu kemarin, para pemimpin G7 mengumumkan rencana menjatuhkan sanksi baru terhadap emas dan minyak Rusia.
 
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mendukung penuh rencana penjatuhan sanksi terhadap emas Rusia. Menurutnya, sanksi ini akan "memukul oligarki Rusia dan juga mesin perang Putin."
 
Baca:  AS Umumkan Sanksi Baru dari G7 yang Menargetkan Sektor Pertahanan Rusia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif