Personel Houthi mengoperasikan senjata anti-pesawat di Yaman. (AFP)
Personel Houthi mengoperasikan senjata anti-pesawat di Yaman. (AFP)

Dewan HAM PBB Sebut Konflik Yaman Meningkat di Awal Tahun 2022

Internasional konflik yaman pbb arab saudi Pemberontak Houthi Dewan HAM PBB
Marcheilla Ariesta • 19 Januari 2022 06:48
Jenewa: Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya konflik di Yaman. Mereka menyesalkan kematian warga sipil dalam konflik tersebut.
 
"Kami sangat prihatin dengan berlanjutnya eskalasi konflik di Yaman. Semalam, serangan udara oleh koalisi pimpinan Arab Saudi di ibu kota, Sanaa, dilaporkan telah menewaskan sedikitnya lima warga sipil," kata juru bicara Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Ravina Shamdasani, dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, 18 Januari 2022.
 
Menurut informasi awal, mereka yang tewas adalah lima anggota keluarga yang sama, termasuk dua perempuan dan seorang anak, ketika sebuah rumah ditabrak di distrik Ma'in pada malam sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dua perempuan lain dan seorang anak dilaporkan terluka," lanjutnya.
 
Serangan udara terbaru itu merupakan balasan atas peluncuran mengikuti rudal dan pesawat nirawak (drone) yang dilakukan Houthi di Uni Emirat Arab. "Serangan di bandara internasional Abu Dhabi dan kawasan industri di dekatnya dilaporkan telah menewaskan tiga warga sipil," imbuh Shamdasani.
 
Ia menambahkan, konflik di Yaman meningkat pada 2022.
 
Sementara itu, pasukan koalisi yang dipimpin Aran Saudi mengumumkan bahwa mereka melakukan serangan udara di Sanaa sebagai respons serangan di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, oleh Houthi.
 
"Di tengah eskalasi ini, kami meminta semua pihak untuk memastikan perlindungan warga sipil dan objek sipil, sesuai dengan kewajiban mereka menurut hukum internasional," tutur Arab Saudi.
 
Baca:  Koalisi Arab Saudi Memulai Gempuran Udara terhadap Houthi di Sanaa
 
Mereka mengatakan, setiap serangan, termasuk serangan udara, harus sepenuhnya menghormati prinsip-prinsip pembedaan, proporsionalitas, dan tindakan pencegahan dalam serangan.
 
Pejabat PBB menuturkan, dari angka yang dikumpulkan Kantor Hak Asasi Manusia, telah terjadi 839 serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi sepanjang Januari, dibandingkan 1.074 secara keseluruhan pada Desember tahun lalu.
 
Desember 2021, tercatat ada 16 serangan drone, 12 rudal balistik, dan tiga proyektil yang ditembakkan Houthi ke Saudi. Sedangkan pada Januari, laporan menunjukkan 10 serangan drone oleh Houthi ke Arab Saudi.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif