Mantan Presiden AS Donald Trump usai terinfeksi covid-19. Foto: AFP.
Mantan Presiden AS Donald Trump usai terinfeksi covid-19. Foto: AFP.

Ternyata Kondisi Trump Mengkhawatirkan saat Terinfeksi Covid-19

Marcheilla Ariesta • 12 Februari 2021 13:38
Washington: Kondisi mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata sangat memprihatinkan saat terinfeksi virus korona (covid-19) pada Oktober tahun lalu. Laporan New York Times, Jumat, 12 Februari 2021 menyebutkan kondisi Trump kala itu mengharuskan dia menggunakan ventilator.
 
Detail tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi mantan Presiden AS tersebut apakah lebih buruk daripada yang diakui oleh pejabat kala itu. 
 
Pada Oktober lalu, CNN melaporkan ketika diterbangkan ke Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, Trump tak hanya kesulitan bernapas, tapi juga menerima oksigen tambahan.

"Trump pasti menggunakan oksigen (tambahan)," kata seorang sumber kepada CNN kala itu.
 
Dokter yang merawat Trump, Sean Conley sempat bingung menjawab pertanyaan saat itu. Ia hanya mengatakan, 'saat ini tidak menggunakan oksigen'. 
 
The New York Times melaporkan adanya infiltrat di paru-paru Trump. "Infiltrat ini terjadi saat paru-paru meradang dan mengandung zat seperti cairan atau bakteri," kata mereka.
 
"Hal ini terjadi terutama saat pasien menunjukkan gejala lain, bisa menjadi tanda kasus penyakit akut. Mereka dapat dengan mudah terlihat pada x-ray atau scan, ketika bagian paru-paru tampak buram, atau putih," lanjut laporan tersebut.
 
The Times menambahkan bahwa saturasi oksigen Trump turun ke angka 80-an. Mark Meadows, kepala staf Gedung Putih Trump kala itu mengajak wartawan secara pribadi berbincang usai melakukan pembaruan medis yang disampaikan Conley.
 
"Tanda vital Presiden selama 24 jam terakhir sangat memprihatinkan dan 48 jam ke depan akan menjadi kritis. Kami masih belum ada di jalur yang jelas untuk pemulihan penuh," kata Meadow saat itu.
 
Seorang sumber yang turut melakukan perawatan kepada mantan ibu negara, Melania, mengatakan istri Trump mengambil pengobatan berbeda dari suaminya saat terinfeksi covid-19. Melania dilaporkan tidak pernah menggunakan terapi antibodi Regeneron eksperimental yang digunakan untuk perawatan sang suami.
 
"Butuh waktu yang sangat lama baginya untuk sembuh. Tapi dia bersikeras membiarkan virus berjalan dengan sendirinya dan mengobati gejalanya dengan obat-obatan holistik, seperti teh herbal, dan tidak meminum apapun untuk melawan nyeri yang diderita (akibat covid-19)," ungkap sumber tersebut.
 
Trump terinfeksi covid-19 saat ia melakukan kampanyer untuk pemilihan presiden AS, tepat dua hari setelah debat capres yang pertama dilakukan. Ia diduga terinfeksi covid-19 dari bawahannya di Gedung Putih.
 
Baca juga: Trump Lebih Bahagia Setelah Tak Lagi Gunakan Twitter
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan