NEWSTICKER
Ayatullah Ali Khameini (kanan) di hadapan Kepala Pasukan Garda Revolusi Iran Qassem Soleimani (tengah). Foto: IRNA
Ayatullah Ali Khameini (kanan) di hadapan Kepala Pasukan Garda Revolusi Iran Qassem Soleimani (tengah). Foto: IRNA

Khamenei: Ganjaran Keras untuk Pembunuh Jenderal Soleimani

Internasional iran Qassem Soleimani Garda Revolusi Iran
Fajar Nugraha • 03 Januari 2020 14:57
Teheran: Menanggapi kematian Kepala Garda Revolusi Iran (IRGC) Qassem Soleimani karena diserang Amerika Serikat (AS), Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei memperingatkan akan ada ganjaran.
 
“Ganjaran keras menunggu terhadap siapa pun yang berada di balik tindakan kriminal ini,” ujar Ayatullah Khamenei, seperti dikutip IRNA, Jumat, 3 Januari 2020.
 
Tidak hanya Jenderal Qassem, serangan udara di sebuah bandara di Irak pada Jumat 3 Januari 2020 itu juga turut menewaskan Wakil Komandan milisi Irak Syiah. Sosok dari milisi Pasukan Mobilisasi Populer Irak (IPM) itu diketahui sebagai Abu Mahdi Al-Mohandes.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Baik kawan-kawan maupun musuh komandan IRGC yang mati syahid harus tahu bahwa gerakan dan perlawanan akan berjalan satu. Bahkan menurutnya gerakan itu akan lebih semangat sekarang karena kemenangan akhir sedang menunggu,” imbuh Ayatullah Khamenei.
 
Khamenei pun mengumumkan tiga hari berkabung publik atas kematian komandan IRGC Qasem Soleimani. Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada pasangan dan anak-anak komandan yang menjadi martir itu.
 
Baik Jenderal Soleimaini dan Al-Mohandes secara terpisah meninggalkan Bandara Baghdad dengan dua mobil pada Jumat 3 Januari pagi, waktu setempat. Saat itu mereka menjadi sasaran serangan udara AS dan dibunuh.
 
Mayor Jenderal Soleimini dikatakan telah tiba di bandara dari Lebanon. Media Irak mengatakan helikopter AS menargetkan kedua mobil.
 
Pembunuhan itu menjadi berita utama di Irak, kawasan Timur Tengah dan seluruh dunia. IRGC mengukuhkan martir komandan besar dalam sebuah pernyataan.
 
Dalam pernyataan itu, IRGC mengatakan “Komandan yang agung itu mati syahid dalam serangan helikopter AS pada Jumat pagi di puncak dari upaya seumur hidupnya untuk membela jalan Tuhan”.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif