Demonstran duduk di dekat markas militer Sudan di Khartoum sembari menunggu waktu berbuka puasa, 13 Mei 2019. (Foto: AFP/ASHRAF SHAZLY)
Demonstran duduk di dekat markas militer Sudan di Khartoum sembari menunggu waktu berbuka puasa, 13 Mei 2019. (Foto: AFP/ASHRAF SHAZLY)

Lima Orang Tewas Ditembak dalam Aksi Protes di Sudan

Internasional konflik sudan
Willy Haryono • 14 Mei 2019 08:27
Khartoum: Empat demonstran dan seorang perwira tewas ditembak "elemen tak dikenal" di tengah aksi unjuk rasa di depan markas militer di Khartoum, Senin 13 Mei 2019. Penembakan terjadi beberapa jam usai perwakilan pengunjuk rasa dan junta militer mencapai kesepakatan mengenai pemerintahan transisi di Sudan.
 
Penembakan juga terjadi saat kantor kejaksaan Sudan mengatakan bahwa mantan presiden Omar al-Bashir telah dituntut atas pembunuhan sejumlah demonstran bulan lalu.
 
Aksi protes di depan markas militer di Khartoum telah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir. Protes berjalan relatif tenang karena para pengunjuk rasa hanya duduk di depan markas militer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tuntutan utama para pedemo adalah meminta sejumlah jenderal yang berkuasa setelah Bashir tumbang untuk segera mundur dan menyerahkan kekuasaan ke tangan sipil.
 
Payung gerakan protes bernama Aliansi Kebebasan dan Perubahan menilai penembakan oleh "elemen tak dikenal" itu bertujuan "mengganggu terobosan dalam negosiasi kesepakatan" yang telah tercapai.
 
Para demonstran menduga pelaku penembakan adalah sekelompok milisi yang masih loyal terhadap Bashir.
 
Sebelum terjadi penembakan, perwakilan demonstran dan para jenderal mengaku telah mencapai kesepakatan. Kedua kubu sepakat bahwa pemerintahan di Sudan harus dipegang tokoh sipil.
 
"Dalam pertemuan hari ini, kami menyepakati struktur otoritas dan kekuasaannya," tutur Taha Osman, juru bicara gerakan protes, kepada kantor berita AFP.
 
"Nantinya pemerintahan akan berbentuk seperti ini -- ada dewan kedaulatan, kabinet dan badan legislatif," lanjut dia.
 
Osman mengatakan pertemuan lanjutan dengan junta militer Sudan akan digelar pada Selasa 14 Mei. "Pertemuan akan mendiskusikan periode transisi dan komposisi dari pemerintahan," sebut Osman.
 
Baca:Militer Sudan Janji Serahkan Kekuasaan ke Otoritas Sipil
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif