Indonesia Tekan Arab Saudi Buat Perjanjian Notifikasi Konsuler

Marcheilla Ariesta 01 November 2018 06:05 WIB
perlindungan wni
Indonesia Tekan Arab Saudi Buat Perjanjian Notifikasi Konsuler
Direktur PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal - Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
Jakarta: Eksekusi Tuti Tursilawati oleh Pemerintah Arab Saudi menjadi pukulan berat bagi Indonesia. Momentum ini dipakai Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menekan Arab Saudi membuat Mandatory Consullar Notification (MCN).

"Usai kejadian ini, Menteri Luar Negeri kita sudah menyampaikan protes dan menekan Arab Saudi agar secepatnya membuat dan mengesahkan Mandatory Consullar Notification (MCN) dengan Indonesia," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, di Kemenlu, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.

Iqbal menuturkan, Indonesia sudah memiliki MCN dengan tiga negara, yaitu Australia, Brunei Darussalam dan Filipina. MCN ini dibuat agar Indonesia mendapat notifikasi dari saat WNI mendapat masalah.


(Baca: Arab Saudi Dinilai Melanggar Hukum Internasional)

Fungsi MCN ini adalah supaya WNI yang mendapat atau berbuat masalah di negara tersebut, bisa langsung mendapat akses kekonsuleran dan pendampingan dari perwakilan RI yang ada di negara tersebut.

Iqbal menambahkan dengan MCN ini, pengecualian yang ada di Konvensi Wina mengenai notifikasi warga negara asing, tidak berlaku.

Tuti Tursilawati merupakan tenaga kerja RI yang dieksekusi pemerintah Arab Saudi pada Senin, 29 Oktober 2018. Tuti dituduh melakukan pembunuhan berencana terhadap majikannya.



(JMS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id