Presiden Afsel Cyril Ramaphosa. (Foto: AFP)
Presiden Afsel Cyril Ramaphosa. (Foto: AFP)

ANC Menang Pemilu Afrika Selatan

Internasional afrika selatan
Arpan Rahman • 12 Mei 2019 20:03
Pretoria: Partai Kongres Nasional Afrika (ANC) telah menang dalam pemilihan umum di Afrika Selatan, meski raihan suaranya disebut-sebut sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah negara tersebut.
 
Kemenangan ANC membuat Presiden Cyril Ramaphosa akan kembali berkuasa untuk lima tahun ke depan. Namun rendahnya raihan suara ANC akan membuat sang presiden dan jajaran kabinetnya kesulitan menghadapi oposisi.
 
"Mari kita bekerja bersama, kulit hitam atau putih, pria atau wanita, muda atau tua, dalam membangun Afrika Selatan yang benar-benar untuk seluruh golongan masyarakat," ujar Presiden Ramaphosa usai ANC dinyatakan menang, disiarkan di laman Sky News, Sabtu 11 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rendahnya raihan suara ANC diakibatkan persepsi publik terhadap partai tersebut. Sebagian warga Afsel menilai ANC gagal mengatasi korupsi, pengangguran dan juga ketimpangan ras.
 
Meski merupakan negara dengan perekonomian paling maju di benua Afrika, Afsel disebut World Bank sebagai salah satu yang ketimpangannya tertinggi di dunia.
 
Raihan 57,7 persen suara adalah penampilan terburuk ANC sejak pemilu bebas digelar di Afsel usai berakhirnya kekuasaan minoritas kulit putih pada 1994. ANC akan menduduki 230 dari 400 kursi di parlemen Afsel. Angka tersebut lebih rendah dari kursi yang diduduki sebelum pemilu, yakni 249.
 
Ketua ANC Gwede Mantashe mengklaim partainya mengalami kemajuan setelah sempat meraih 54 persen suara pada pemilihan umum lokal pada 2016.
 
Oposisi utama pemerintah, Aliansi Demokratik, juga kehilangan kursi dalam pemilu kali ini -- dari 89 menjadi 84. Namun Direktur Komunikasi Aliansi Demokratik Mabine Seabe menilai raihan suara partainya adalah sesuatu yang "positif."
 
Tingkat keikutsertaan warga dalam pemilu Afsel kali ini adalah 65 persen, turun dari 74 persen lima tahun lalu.
 
Sejumlah pengamat internasional mengatakan pemilu di Afsel berjalan bebas dan adil, meski beberapa partai kecil mengeluhkan adanya kejanggalan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.
 
Baca:Afrika Selatan Hadapi Pemilu Paling Sengit dalam 25 Tahun
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif