Bentrokan terjadi di peringatan satu tahun demonstrasi Great March of Return di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel, 30 Maret 2019
Bentrokan terjadi di peringatan satu tahun demonstrasi Great March of Return di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel, 30 Maret 2019

Puluhan Ribu Warga Palestina Peringati Demonstrasi 'Great Return'

Internasional israel palestina jalur gaza palestina israel
Willy Haryono • 31 Maret 2019 12:18
Gaza: Puluhan ribu warga Palestina berunjuk rasa di sekitar perbatasan Gaza dan Israel dalam memperingati satu tahun gerakan massa bertajuk "Great March of Return." Digelar kali pertama pada 30 Maret 2018, inti dari gerakan ini adalah desakan warga Palestina yang ingin kembali ke tanah mereka, namun kini telah menjadi wilayah Israel.
 
Dalam peringatan satu tahun ini, demonstran melemparkan batu dan ban terbakar ke arah pasukan keamanan Israel. Aparat Israel membalasnya dengan menembakkan peluru tajam dan gas air mata.
 
Seperti dikutip dari laman BBC, 30 Maret 2019, otoritas Palestina mengatakan tiga pengunjuk rasa tewas dalam bentrokan dengan petugas keamanan Israel. Satu orang lainnya juga dikabarkan tewas dalam peristiwa terpisah di hari yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat sedikitnya 189 warga Palestina tewas antara Maret hingga Desember 2018. Dalam periode itu, satu prajurit Israel dilaporkan tewas di tengah bentrokan.
 
Sebuah penyelidikan PBB menyebut Israel kemungkinan telah melakukan kejahatan perang terkait responsnya terhadap demonstran Palestina. Israel membantah keras pernyataan PBB tersebut.
 
Pasukan Pertahanan Israel atau IDF mengestimasi jumlah pedemo dalam peringatan satu tahun "Great March of Return" ini berkisar 40 ribu. IDF merespons gerakan massal ini dengan mengerahkan ribuan aparat keamanan ke sepanjang pagar perbatasan.
 
IDF mengatakan sejumlah bahan peledak telah dilemparkan demonstran melewati pagar perbatasan. IDF mengaku meresponsnnya dengan "langkah-langkah penanganan kericuhan" dan penggunaan peluru tajam.
 
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan tiga korban tewas dalam acara peringatan satu tahun ini adalah remaja laki-laki. Selain menewaskan tiga orang, bentrokan juga melukai lebih dari 300 warga Palestina.
 
Sementara satu korban tewas lainnya, lanjut Kementerian Kesehatan Gaza, adalah seorang pria yang ditembak pasukan Israel pada malam hari di dekat pagar perbatasan.
 
Hamas, kelompok penguasa Gaza, mengaku akan menjaga agar massa berada dalam jarak aman dari pagar perbatasan. Sementara mediator Mesir dan PBB akan berusaha mencegah meningkatnya ketegangan di perbatasan Gaza-Israel.
 
Peringatan satu tahun "Great March of Return" digelar usai Israel dan Hamas bersitegang mengenai peluncuran roket. Israel melancarkan serangan udara ke Gaza sebagai balasan atas peluncuran roket yang menghancurkan satu rumah dan melukai tujuh orang di Mishmeret.
 
Baca:Roket dari Gaza Hantam Rumah di Israel, 7 Terluka
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif