Utusan Khusus Presiden AS, Jared Kushner (kiri) menjelaskan 'Kesepakatan Abad Ini' untuk perdamaian Palestina-Israel di Bahrain. (Foto: AFP).
Utusan Khusus Presiden AS, Jared Kushner (kiri) menjelaskan 'Kesepakatan Abad Ini' untuk perdamaian Palestina-Israel di Bahrain. (Foto: AFP).

Parlemen Kuwait Boikot Konferensi Gagasan AS

Internasional palestina israel
Sonya Michaella • 27 Juni 2019 17:39
Kuwait City: Parlemen Kuwait menyatakan akan memboikot Konferensi Manama yang digelar di Bahrain. Konferensi yang digagas Amerika Serikat (AS) ini bertujuan menghidupkan ekonomi Palestina melalui proyek pembangunan.
 
Baca juga: Tokoh Hamas: Palestina Tidak untuk Dijual.
 
Dalam Konferensi Manama, fokus yang dibahas AS adalah aspek ekonomi dari ‘Kesepakatan Abad Ini’. Konferensi ini secara tegas telah ditentang oleh Palestina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kuwait adalah pendukung Palestina yang diduduki Israel dan menolak hubungan dengan Israel, kecuali mereka membebaskan Palestina,” kata Ketua Parlemen Kuwait Marzouq Al-Ghanim, dikutip dari Middle East Monitor, Kamis 27 Juni 2019.
 
Parlemen juga menyerukan agar pemerintah Kuwait dengan tegas memboikot Konferensi Manama tersebut. Parlemen juga mendukung kebijakan Kementerian Luar Negeri Kuwait tentang dukungan legitimasi internasional dan hak-hak Palestina.
 
Menteri Luar Negeri Kuwait Subah Al-Khalid menegaskan pemerintah telah mendengarkan pernyataan parlemen dan menekankan bahwa mereka berpegang teguh pada prinsip-prinsip pemerintah dalam mendukung perjuangan Palestina.
 
Rancangan perdamaian Timteng, atau disebut "Kesepakatan Abad Ini" oleh Presiden AS Donald Trump, disebut-sebut bertujuan mendamaikan konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel.
 
Namun menurut Palestina, kesepakatan yang dibahas di Konferensi Manama itu tidak akan menyelesaikan masalah.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif