Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

Ikuti AS, Saudi Salahkan Iran atas Serangan Tanker

Internasional arab saudi iran
Willy Haryono • 16 Juni 2019 10:08
Riyadh: Arab Saudi menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman yang terjadi pada Kamis 13 Juni. Sebelumnya, Amerika Serikat sudah terlebih dahulu menuduh Iran berada di balik serangan tersebut.
 
Serangan terhadap dua tanker di Teluk Oman terjadi satu bulan usai empat kapal sejenis diserang di lepas pantai Uni Emirat Arab.
 
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menegaskan negaranya "tidak akan ragu-ragu" dalam menghadapi segala jenis ancaman. "Kami tidak menginginkan perang di kawasan," sebut Pangeran Salman kepada surat kabar Asharq al-Awsat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi kami juga tidak akan ragu-ragu dalam menghadapi segala jenis ancaman yang mengancam masyarakat, kedaulatan, integritas wilayah dan kepentingan vital kami," lanjut dia, dilansir dari laman BBC, Minggu 16 Juni 2019.
 
Pangeran Salman menyinggung Jepang dalam pernyataannya, terutama mengenai Perdana Menteri Shinzo Abe yang belum lama ini berkunjung ke Iran. Menurut sang pangeran, Iran tidak menghormati kunjungan PM Abe, karena satu dari dua kapal tanker yang diserang di Teluk Oman berasal dari Jepang.
 
Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih sebelumnya telah menyerukan adanya respons "cepat" terhadap serangan di Teluk Oman.
 
Sabtu 15 Juni, kepala asosiasi pelayaran terbesar di dunia mengatakan bahwa sejumlah perusahaan memerintahkan kapal mereka untuk tidak memasuki Selat Hormuz dan Teluk Oman untuk menghindari kemungkinan terjadinya serangan.
 
Jakob Larsen, kepala keamanan maritim dari BIMCO, mengatakan kepada BBC bahwa skema pengawalan militer terhadap tanker yang berlayar di perairan rawan bisa diterapkan jika situasi semakin memburuk.
 
AS telah menghadirkan sebuah video yang disebutnya sebagai bukti atas serangan terhadap dua tanker di Teluk Oman. Dalam video terlihat sekelompok orang dalam kapal kecil yang mengambil sebuah ranjau dari bagian lambung salah satu kapal yang diserang di Teluk Oman.
 
Namun AS tidak atau belum menghadirkan bukti mengenai serangan terhadap empat kapal tanker di lepas pantai UEA.
 
Hubungan AS dengan Iran merosot drastis usai Presiden Donald Trump menjadi presiden pada 2017. Dia memutuskan menarik diri dari perjanjian nuklir Iran dan meningkatkan sanksi terhadap Teheran secara signifikan.
 
Baca:AS Rilis Video Bukti Iran Dalang Penyerangan Kapal Tanker
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif