Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad. (Foto: AFP/Brendan Smialowski)
Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad. (Foto: AFP/Brendan Smialowski)

Dialog Taliban dan AS di Doha Capai Kemajuan Signifikan

Internasional amerika serikat taliban afghanistan
Willy Haryono • 28 Januari 2019 08:04
Doha: Delegasi Amerika Serikat dan kelompok militan Taliban mengakui adanya kemajuan dalam dialog damai konflik Afghanistan di Doha, Qatar, yang telah berlangsung selama enam hari.
 
Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad mengatakan dialog dengan Taliban "berlangsung lebih produktif ketimbang beberapa pertemuan sebelumnya di masa lalu."
 
"Kemajuan signifikan tercapai dalam beberapa isu krusial," lanjut dia, seperti dikutip dari kantor berita CNN, Minggu 27 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam serangkaian tulisan di Twitter, Khalilzad mengaku akan pergi ke Afghanistan untuk berkonsultasi dengan pemerintah lokal demi "membangun momentum" dan melanjutkan dialog bersama Taliban.
 
Namun Khalilzad mengingatkan meski kemajuan dialog cukup signifikan, masih ada "beberapa isu yang harus diselesaikan."
 
"Belum ada yang disepakati sebelum seluruh poinnya disetujui. Seluruh poin ini meliputi dialog antar-Afghanistan dan juga gencatan senjata komprehensif," tegas Khalilzad.
 
Seorang sumber yang mengetahui pertemuan di Doha mengatakan kepada CNN bahwa dialog Taliban dan AS adalah awal untuk membuka jalan menuju dialog selanjutnya. Diharapkan nantinya dialog akan terjadi langsung antara pemerintah Afghanistan dengan Taliban/
 
"Jika gencatan senjata disepakati, maka akan memicu serangkaian dialog lain yang sudah disepakati kedua pihak," tutur sumber tersebut.
 
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengonfirmasi adanya "kemajuan" dalam dialog di Doha. Namun ia menegaskan jika "isu penarikan pasukan asing dari Afghanistan belum disetujui, maka menyelesaikan isu-isu lainnya merupakan hal mustahil."
 
Baik Taliban maupun AS sama-sama berterima kasih kepada Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman al-Thani yang telah memfasilitasi dialog enam hari ini.
 
Baca:Tiongkok Akui Taliban sebagai Kekuatan Politik
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif