Serangan AS ke Iran berlangsung pada 8-9 Juli 2026. (dok. Antara)
Serangan AS ke Iran berlangsung pada 8-9 Juli 2026. (dok. Antara)

5 Provinsi Dibombardir, Ini Fakta-fakta Serangan AS ke Iran

Adri Prima • 09 Juli 2026 19:21
Ringkasnya gini..
  • AS disebut menyerang infrastruktur sipil di lima provinsi Iran, Teheran menyebut aksi itu sebagai kejahatan perang.
  • Serangan dilaporkan menewaskan 14 orang, melukai 78 lainnya, serta merusak dua jembatan jalur kereta menuju Mashhad.
  • Iran mengecam keras Washington dan menilai kerusakan jalur logistik berpotensi mengganggu distribusi kebutuhan pokok.
Jakarta: Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) yang terjadi pada 8-9 Juli 2026. Teheran menilai serangan tersebut sebagai kejahatan perang karena menyasar infrastruktur sipil dan menimbulkan korban jiwa. 
 
Selain itu, serangan tersebut secara terang-terangan melanggar hukum internasional. Berikut ini sejumlah fakta terkait serangan AS ke Iran:

1. Hancurkan infrastruktur sipil


Selain menyerang sejumlah titik di provinsi pesisir selatan, serangan juga dilaporkan merusak dua jembatan penting di provinsi timur Iran. Kedua jembatan tersebut merupakan jalur kereta api utama yang menghubungkan wilayah menuju Kota Mashhad.
 

2. Iran tuding AS sebagai negara ‘psikopat’


Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Iran melontarkan kritik tajam terhadap Washington. Teheran bahkan menyebut pemerintahan Amerika Serikat sebagai entitas yang "jahat dan psikopat" atas serangan yang dilakukan.

3. Serangan berlangsung di lima provinsi


Kementerian Kesehatan Iran menyebut serangan udara AS berlangsung selama dua hari dan mencakup lima provinsi. Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, melalui akun X miliknya.
 
"Kami mencatat Amerika Serikat menargetkan lima provinsi Iran dalam serangan pada 8 dan 9 Juli," tulis Kermanpour.
 

4. Sebanyak 14 orang tewas


Berdasarkan data sementara Kementerian Kesehatan Iran, serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia. Selain itu, 78 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
 

5. Jalur logistik menuju Mashhad terdampak


Otoritas Iran masih memantau kondisi di wilayah terdampak. Kerusakan pada jalur kereta api menuju Mashhad dikhawatirkan mengganggu mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dan kebutuhan pokok di kawasan timur Iran. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan