Selain itu, serangan tersebut secara terang-terangan melanggar hukum internasional. Berikut ini sejumlah fakta terkait serangan AS ke Iran:
1. Hancurkan infrastruktur sipil
Selain menyerang sejumlah titik di provinsi pesisir selatan, serangan juga dilaporkan merusak dua jembatan penting di provinsi timur Iran. Kedua jembatan tersebut merupakan jalur kereta api utama yang menghubungkan wilayah menuju Kota Mashhad.
2. Iran tuding AS sebagai negara ‘psikopat’
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Iran melontarkan kritik tajam terhadap Washington. Teheran bahkan menyebut pemerintahan Amerika Serikat sebagai entitas yang "jahat dan psikopat" atas serangan yang dilakukan.
3. Serangan berlangsung di lima provinsi
Kementerian Kesehatan Iran menyebut serangan udara AS berlangsung selama dua hari dan mencakup lima provinsi. Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, melalui akun X miliknya.
"Kami mencatat Amerika Serikat menargetkan lima provinsi Iran dalam serangan pada 8 dan 9 Juli," tulis Kermanpour.
4. Sebanyak 14 orang tewas
Berdasarkan data sementara Kementerian Kesehatan Iran, serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia. Selain itu, 78 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
5. Jalur logistik menuju Mashhad terdampak
Otoritas Iran masih memantau kondisi di wilayah terdampak. Kerusakan pada jalur kereta api menuju Mashhad dikhawatirkan mengganggu mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dan kebutuhan pokok di kawasan timur Iran.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda