NEWSTICKER
Virus Korona dilaporkan sudah menyebabkan kematian di Iran. Foto: AFP
Virus Korona dilaporkan sudah menyebabkan kematian di Iran. Foto: AFP

Dua Warga Iran Terinfeksi Korona Dilaporkan Meninggal

Internasional Virus Korona iran
Fajar Nugraha • 20 Februari 2020 06:14
Teheran: Dua warga Iran yang diketahui positif virus korona, dilaporkan telah meninggal. Menurut media setempat, korban adalah pasangan yang tinggal di Kota Suci Qom.
 
Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan kasus pertama di negaranya ini pada Rabu 19 Februari 2020. Ini merupakan kematian pertama dari virus COVID-19 di Timur Tengah dan hanya yang kedelapan di luar Tiongkok.
 
Kantor berita negara IRNA mengutip Kianoush Jahanpour, seorang juru bicara kementerian, yang mengatakan virus itu terdeteksi pada dua orang tua dengan masalah kekebalan di Qom, selatan ibu kota Iran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menyusul kasus penyakit pernapasan kronis baru-baru ini di Qom, dua pasien dinyatakan positif dalam tes pendahuluan," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Johanpour, kepada IRNA, yang dikutip AFP, Kamis, 20 Februari 2020.
 
"Sayangnya keduanya meninggal di unit perawatan intensif karena usia tua dan masalah dengan sistem kekebalan tubuh mereka,” imbuh Johanpour.
 
Jahanpour yang menambahkan bahwa pihaknya tengah mengisolasi warga yang diduga juga terinfeksi virus ini.

Fasilitas karantina


Qom adalah pusat studi Islam yang menarik para sarjana dari Iran dan sekitarnya. Namun, kepala unit penyakit menular kementerian kesehatan mengatakan pasangan yang meninggal adalah warga Qom yang tidak diketahui telah meninggalkan Iran.
 
"Keduanya berasal dari Qom dan mengunjungi rumah sakit dua hari lalu setelah jatuh sakit. Mereka bahkan tidak memiliki sejarah pergi ke luar negeri," kata pejabat rumah sakit, Mohammad Mehdi Gouya mengutip IRNA.
 
Seorang pejabat lain di Qom mengatakan orang-orang yang dicurigai terinfeksi virus corona akan dimasukkan ke karantina di dua rumah sakit.
 
Mohammadreza Ghadir, kepala unit ilmu kedokteran kota, mengatakan kepada IRNA bahwa ‘penyebaran virus korona di Qom telah dikendalikan dan kami ingin orang-orang tidak khawatir tentang hal itu."
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif