Rumah warga banyak yang terendam akibat Topan Idai yang melanda tiga negara. (Foto: AFP).
Rumah warga banyak yang terendam akibat Topan Idai yang melanda tiga negara. (Foto: AFP).

Korban Tewas Akibat Topan Idai Capai 400 Orang

Internasional siklon tropis
Fajar Nugraha • 22 Maret 2019 06:19
Maputo: Korban tewas akibat topan yang menghancurkan tiga negara di wilayah selatan Afrika pekan lalu telah meningkat menjadi setidaknya 400 orang.
 
Para pejabat memperkirakan bahwa lebih dari 1,7 juta orang telah terkena dampak badai dan 15.000 orang masih terdampar di air banjir.
 
Baca juga: Lembaga Kemanusian Bergegas Bantu Korban Topan Idai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika jumlah korban melonjak dari badai terbesar di kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan rencana untuk mengatasi ancaman yang muncul bagi para penyintas dari malaria dan kolera. Topan Idai menghantam pantai Mozambik Jumat lalu, melepaskan angin topan dan hujan badai yang membanjiri daerah pedalaman dan membasahi Zimbabwe timur.
 
Menteri Tanah dan Lingkungan Mozambik Celso Correia mengatakan, 242 nyawa telah hilang dan 15.000 dari 18.000 orang yang terlantar masih perlu diselamatkan, banyak dari mereka di atap rumah atau bahkan di pohon-pohon.
 
"Kemarin kami telah menghitung 15.000 orang yang masih membutuhkan penyelamatan hari ini - 15.000 orang lainnya dalam kondisi buruk. Mereka masih hidup, kami berkomunikasi dengan mereka, memberikan makanan, tetapi kami perlu menyelamatkan mereka dan membawanya keluar," katanya kepada wartawan,” ujar Correia, seperti dikutip AFP, Jumat, 22 Maret 2019.
 
“Sebanyak 65.000 orang berada di pusat penampungan. Prioritas kami sekarang adalah memastikan kami membawa makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan untuk orang-orang yang terisolasi di pulau-pulau kecil atau di pulau-pulau besar dan desa-desa," kata Correia di bandara Beira, pusat koordinasi bantuan kemanusiaan.
 
Pada hari Rabu hanya ada lima helikopter yang menyelamatkan warga yang terdampar, menurut Adrien Nance yang memimpin operasi.
 
Baca juga: Berpacu Melawan Waktu untuk Selamatkan Korban Siklon Idai.
 
"Sangat menggembirakan bahwa respons kemanusiaan benar-benar mulai meningkat. Namun, lebih banyak bantuan diperlukan," kata Jamie LeSueur dari Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).
 
Juru bicara Program Pangan Dunia (WFP) Herve Verhoosel mengatakan jumlah orang yang terkena dampak di Mozambik adalah 600.000, tetapi memperingatkan: "Jumlah itu pasti akan naik."
 
“Pada akhirnya, sekitar 1,7 juta orang di Mozambik akan membutuhkan bantuan,” kata Verhoosel di Jenewa.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif