Polisi mengamankan area sekitar Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, 15 April 2019. (Foto: AFP/Tessa Burrows)
Polisi mengamankan area sekitar Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, 15 April 2019. (Foto: AFP/Tessa Burrows)

Korban Luka Penembakan di Christchurch Meninggal Dunia

Internasional Penembakan Selandia Baru
Arpan Rahman • 04 Mei 2019 15:07
Christchurch: Seorang pria asal Turki yang terluka dalam penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Maret lalu, meninggal dunia di Rumah Sakit Christchurch. Kematian pria tersebut menjadikan total korban tewas penembakan brutal tersebut menjadi 51 orang.
 
Pria berusia 46 tahun yang identitasnya belum disebutkan itu dirawat di RS Christchurch sejak terjadinya penembakan pada 15 Maret. Ia adalah salah satu korban dari penembakan di Masjid Al Noor.
 
Brentn Tarrant, pria berumur 28 tahun asal Australia, telah dikenai 50 dakwaan pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan dalam penembakan massal terburuk dalam sejarah Selandia Baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Usai menerima kabar mengenai bertambahnya korban tewas Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan duka akibat kematian ini terasa di Selandia Baru dan juga Turki.
 
"Pria ini telah berada di unit perawatan intensif sejak hari terjadinya serangan," kata PM Ardern, dilansir dari laman Al Jazeera, Jumat 3 Mei 2019.
 
"Kita semua telah mendoakan kesembuhan pria tersebut, namun sayangnya ia telah mengembuskan napas terakhir akibat luka parah yang diderita dalam penembakan di Masjid Al Noor," lanjut dia.
 
Hubungan antara Selandia Baru dengan Turki sedikit merenggang usai Presiden Recep Tayyip Erdogan memperlihatkan potongan video yang direkam pelaku penembakan. Video itu diperlihatkan Erdogan dalam sebuah acara kampanye.
 
Otoritas Selandia Baru melarang peredaran video tersebut. Siapapun yang terbukti membagikan video itu di Selandia Baru dapat dijatuhi vonis 14 tahun penjara.
 
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters pergi ke Turki satu pekan usai serangan untuk memperbaiki hubungan.
 
Sementara Menlu Turki Mevlut Cavusoglu mengungkapkan belasungkawa via Twitter usai mendengar ada satu korban luka yang meninggal dunia di RS Christchurch. "Sayangnya, kita telah kehilangan seorang warga, yang terluka serius dalam serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru," tulisnya.
 
Kantor berita Anadolu Agency melaporkan bahwa satu warga Turki itu adalah seorang ayah dua anak. Korban terkena tembakan di bagian punggung dan kaki. Ia meninggal dunia usai menjalani operasi. Dia adalah satu dari tiga warga Turki yang terluka dalam penembakan di Christchurch.
 
Hingga saat ini, sembilan korban luka dalam penembakan di Christchurch masih dirawat di rumah sakit dan semuanya dalam kondisi stabil.
 
Baca:Selandia Baru Beri Izin Tinggal Permanen Korban Christchurch
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif