Dari total 7.671 calon pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Mesir, 7.411 pemilih terdaftar melakukan pencoblosan di 15 TPS di KBRI Kairo. Pemilih lainnya melakukan pencoblosan melalui Kotak Suara Keliling dan melalui Pos. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Mesir menargetkan partisipasi pada pemilu kali ini di atas 75 persen.
Sejak pagi hari, seluruh PPLN dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) telah terlihat siap menyambut kedatangan pemilih. Sesuai jadwal yang ditetapkan PPLN, Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka mulai pukul 08.00 s.d. 18.00 waktu Mesir.
Dubes RI untuk Mesir, Helmy Fauzy, menilai suasana pencoblosan yang cukup meriah menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia di Mesir.
"KBRI Kairo senantiasa berusaha menghadirkan suasana damai dan gembira dalam pesta demokrasi ini," ujar Dubes Helmy, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.
"Saya berharap sampai dengan penutupan jam 6 sore proses pencoblosan dapat berjalan dengan aman dan lancar," tambah Dubes Helmy.
Ketua PPLN Mesir Amin Samad merasa puas dengan kinerja semua panitia karna acara bisa dimulai tepat waktu.
"15 TPS telah disiapkan di KBRI Kairo dengan dihadiri juga oleh saksi dari paslon 01 dan 02 baik dari Tim Kampanye Nasional maupun dari perwakilan Partai pendukung," ujar Amin Samad. Ditambahkan juga bahwa PPLN secara terus menerus melakukan koordinasi dengan Panwaslu untuk antisipasi berbagai masalah yang mungkin timbul.
Proses pemilihan ini juga mendapatkan perhatian dari sejumlah media utama di Mesir, baik televisi maupun media cetak dan online. Bahkan dua stasiun TV ternama, yaitu DMC dan CBC, menyiarkan secara live proses pencoblosan termasuk wawancara dengan Dubes Helmy.
Kehadiran media Mesir merupakan bagian dari upaya KBRI Kairo untuk lebih memperkenalkan demokrasi Indonesia ke masyarakat Mesir.
Baca: Sejumlah WNI Ilegal Mencoba Mencoblos di Yordania
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News