Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

Kantor Berita Turki di Gaza Hancur, Erdogan Kecam Israel

Internasional israel palestina turki palestina israel
Arpan Rahman • 05 Mei 2019 18:40
Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras Israel setelah kantor media Anadolu di Gaza hancur dalam ketegangan terbaru antara pasukan Israel melawan kelompok Hamas.
 
"Kami mengutuk keras serangan Israel terhadap kantor agensi Anadolu di Gaza," tulis Erdogan di Twitter.
 
"Turki dan Anadolu akan terus memberitakan kepada dunia mengenai terorisme Israel dan kekejamannya di Gaza serta wilayah Palestina lainnya," lanjutnya, dikutip dari laman Guardian, Minggu 5 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sepanjang akhir pekan ini, Israel menyebut lebih dari 430 roket telah ditembakkan dari Gaza. Israel mengatakan telah merespons ratusan roket itu dengan 200 serangan udara dan tank baja.
 
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengaku telah mengebom sebuah bangunan di Gaza yang disebut sebagai kantor intelijen dan keamanan dari Hamas -- kelompok penguasa Jalur Gaza.
 
Seorang warga Israel dilaporkan tewas terkena serpihan dari roket. Sementara menurut keterangan otoritas di Gaza, serangan Israel disebut telah menewaskan empat warga Palestina, termasuk seorang ibu dan bayi perempuannya.
 
Mengenai ibu dan bayi perempuannya, Israel mengklaim keduanya tewas terkena roket Palestina dari Gaza yang tidak mengenai sasaran. Sementara empat warga Palestina yang tewas meliputi dua militan Hamas -- kelompok penguasa jalur Gaza.
 
Ketegangan terbaru di wilayah Israel dan Gaza ini terjadi setelah sempat adanya gencatan senjata pada April lalu. Gencatan senjata diterapkan saat pemilihan umum berlangsung di Israel.
 
Sejumlah warga Gaza mengaku mendengar suara ledakan dari serangan udara Israel yang menggema sepanjang malam. Meningkatnya ketegangan ini juga terjadi saat Israel sedang mempersiapkan kontes lagu Eurovision di Tel Aviv. Acara kontes digelar di peringatan satu tahun saat sejumlah penembak jitu Israel membunuh hampir 60 warga Palestina yang berunjuk rasa di wilayah perbatasan.
 
Baca:Israel Sebut Militan di Gaza Tembakkan Lebih dari 200 Roket

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif