Demonstran berkumpul di depan markas militer Sudan di Khartoum, 19 Mei 2019. (Foto: AFP/Mohamed el-Shahed)
Demonstran berkumpul di depan markas militer Sudan di Khartoum, 19 Mei 2019. (Foto: AFP/Mohamed el-Shahed)

Negosiasi Transisi Politik Sudan Gagal Hasilkan Kesepakatan

Internasional konflik sudan
Arpan Rahman • 21 Mei 2019 20:30
Khartoum: Junta miiliter Sudan dan demonstran gagal mencapai kesepakatan mengenai pembentukan sebuah badan penguasa baru yang akan berkuasa selama masa transisi. Kedua kubu masih berseteru mengenai siapa yang harus memimpin badan tersebut: tokoh sipil atau militer.
 
Negosiasi fase terbaru militer dan perwakilan pengunjuk rasa dimulai sejak Minggu 19 Mei malam waktu setempat. Pertemuan dilanjutkan pada Senin 20 Mei malam, namun kesepakatan masih belum juga tercapai.
 
Kedua kubu tidak mengatakan kapan negosiasi selanjutnya akan digelar. Namun salah satu pedemo, Siddiq Yousef, mengatakan kepada awak media bahwa "negosiasi antara kami dengan Dewan Militer Transisi ditunda hingga ada terobosan baru."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara pihak militer tidak mengatakan apapun mengenai penundaan negosiasi.
 
"Poin utama dari perselisihan saat ini adalah jumlah perwakilan dari militer dan sipil di dewan, dan siapa yang akan memimpin badan penguasa baru," ungkap pernyataan gabungan kedua kubu usai negosiasi berakhir pada tengah malam, disingkap dari laman France24, Selasa 21 Mei 2019.
 
Satea al-Haj, seorang pemimpin dari Aliansi Kebebasan dan Perubahan, mengatakan bahwa dewan militer Sudan berkukuh bahwa pemimpin badan penguasa baru sebaiknya berasal dari kalangan militer.
 
"Mereka bilang harus seperti itu karena negara sedang menghadapi ancaman keamanan." sebut al-Haj.
 
Namun demonstran berkukuh tokoh sipil harus menjadi mayoritas dalam badan penguasa baru. Permohonan tersebut ditolak junta militer Sudan.
 
"Komunitas internasional dan juga Uni Afrika tidak akan mau berurusan dengan sebuah pemerintahan militer," tutur al-Haj. Pembicaraan dua kubu ini terjadi usai Omar al-Bashir digulingkan dari kursi kepresidenan pada April lalu.
 
Baca:Militer dan Demonstran Sudan Sepakati Masa Transisi
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif