Dalam pertemuan ini, keduanya sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka demi menjaga kelancaran distribusi energi global.
Berdasarkan laporan NBC News yang mengutip pernyataan Gedung Putih, pembahasan kedua pemimpin lebih banyak menyoroti perang Iran dan situasi Selat Hormuz tanpa menyinggung isu Taiwan. Gedung Putih menyebut Xi menegaskan penolakan Tiongkok terhadap militerisasi Selat Hormuz maupun upaya pembebanan biaya terhadap kapal yang melintas di jalur strategis tersebut.
Xi Jinping juga disebut menyampaikan ketertarikan Tiongkok untuk meningkatkan pembelian minyak dari Amerika Serikat guna mengurangi ketergantungan terhadap Selat Hormuz pada masa mendatang.
Tak hanya itu, baik Tiongkok maupun AS juga sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Selain membahas Iran dan Selat Hormuz, dalam pertemuan ini Trump dan Xi Jinping turut membahas penguatan kerja sama ekonomi, termasuk perluasan akses pasar bagi perusahaan Amerika di Tiongkok serta peningkatan investasi Tiongkok di sektor industri AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News