Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (anadolu agency)
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (anadolu agency)

Selain Khamenei, Ini Daftar Tokoh Penting Iran yang Tewas Akibat Serangan AS-Israel

Adri Prima • 02 Maret 2026 21:09
Ringkasnya gini..
  • Serangan besar AS dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pejabat tinggi pemerintahan dan militer.
  • Sejumlah tokoh kunci seperti Ali Shamkhani, Abdolrahim Mousavi, Aziz Nasirzadeh, dan Mohammad Pakpour turut tewas dalam operasi tersebut.
  • Iran membentuk dewan sementara untuk mengambil alih kepemimpinan negara hingga Majelis Pakar memilih pengganti pemimpin tertinggi.
Jakarta: Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah serangan gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat. 
 
Akibat serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikonfirmasi tewas bersama sejumlah tokoh senior pemerintahan dan militer dalam operasi tersebut.
 
Pada Minggu (1/3) pagi, kantor berita Iran, IRNA, mengonfirmasi kematian Khamenei yang berusia 86 tahun. Keluarga Khameneio seperti putri, menantu, dan cucunya juga dilaporkan turut menjadi korban dalam serangan terkoordinasi tersebut.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pembunuhan Khamenei sebagai 'deklarasi perang terbuka'.
 
"Peristiwa tragis ini adalah cobaan terbesar yang dihadapi dunia Islam saat ini," kata Pezeshkian dalam pesan tertulis.
 
Baca juga:
Iran Klaim Serangan AS-Israel sebagai Pembunuhan Terencana Ali Khamenei

 
Selain Khamenei, IRNA turut mengonfirmasi tewasnya sejumlah tokoh penting lainnya dalam struktur pertahanan dan pemerintahan Iran: 
 

1. Ali Shamkhani

Selain Khamenei, Ini Daftar Tokoh Penting Iran yang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Pertahanan Iran sekaligus penasihat utama Khamenei, menjadi salah satu korban dalam serangan udara tersebut. Ia dikenal sebagai figur sentral dalam negosiasi nuklir Iran dan baru saja menyelesaikan putaran pembicaraan terbaru pada Jumat lalu.
 
“Jika isu utama negosiasi bukan soal pembuatan senjata nuklir oleh Iran, maka hal ini sesuai dengan dekrit agama pemimpin Iran dan doktrin pertahanan negara. Kesepakatan segera berada dalam jangkauan,” ujar Shamkhani dalam pernyataan terakhirnya.
 
Sebelumnya, ia sempat selamat dari serangan Israel pada Juni 2025 meski mengalami luka parah. Shamkhani tercatat sebagai pejabat keamanan dengan masa jabatan terlama kedua sejak Revolusi Iran 1979.
 

2. Abdolrahim Mousavi

Selain Khamenei, Ini Daftar Tokoh Penting Iran yang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Panglima Staf Angkatan Bersenjata Iran, Abdolrahim Mousavi, juga dikonfirmasi tewas. Baru menjabat setahun terakhir, Mousavi berperan besar dalam pengembangan rudal balistik dan sistem drone Iran.
 
Ia pernah menjabat Panglima Angkatan Darat pada 2017-2025 dan masuk dalam daftar sanksi Barat terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam penanganan protes domestik 2019.


3. Aziz Nasirzadeh

Selain Khamenei, Ini Daftar Tokoh Penting Iran yang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh, turut gugur. Ia dikenal sebagai pejabat yang vokal menghadapi tekanan Barat dan kerap melontarkan peringatan keras kepada AS maupun Israel.
 
“Jika konflik dipaksakan kepada kami, semua pangkalan AS berada dalam jangkauan kami, dan kami akan dengan berani menargetkan mereka di negara tuan rumah,” tegas Nasirzadeh tahun lalu.
 
Ia juga pernah menyatakan bahwa “Perlawanan akan mengalahkan Israel seperti yang terjadi pada 2006". Sebelumnya, Nasirzadeh menjabat wakil kepala staf angkatan bersenjata serta komandan angkatan udara Iran periode 2018-2021.
 

4. Mohammad Pakpour

Selain Khamenei, Ini Daftar Tokoh Penting Iran yang Tewas Akibat Serangan AS-Israel
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kehilangan pemimpin tertingginya. Mohammad Pakpour, yang baru diangkat sebagai Komandan Utama IRGC pada Juni 2025, tewas dalam serangan tersebut.
 
Pakpour merupakan veteran perang Irak-Iran era 1980-an dan telah memimpin pasukan darat IRGC selama 16 tahun sebelum menduduki posisi puncak di tubuh elite militer itu.
 

Transisi Kepemimpinan


Televisi pemerintah Iran melaporkan, sebuah dewan beranggotakan tiga orang akan mengambil alih sementara tugas kepemimpinan negara. Dewan tersebut terdiri atas Presiden Pezeshkian, Ketua Mahkamah Agung Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, serta seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga.
 
Alireza Arafi, tokoh agama dari Dewan Garda, ditunjuk menjadi anggota dewan kepemimpinan yang bertugas menjalankan peran pemimpin tertinggi hingga Majelis Pakar memilih pengganti definitif.
 
Melaporkan dari Teheran, Maziar Motamedi dari Al Jazeera menyebut IRGC dan kepala keamanan Ali Larijani diperkirakan turut memainkan peran penting dalam proses transisi. Sementara itu, saluran Telegram yang berafiliasi dengan IRGC menyebut Wakil Kepala Ahmad Vahidi sebagai salah satu kandidat potensial pengganti. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan