Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama dengan Menlu Guatemala, Sandra Erica Jovel Polanco. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama dengan Menlu Guatemala, Sandra Erica Jovel Polanco. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta

Guatemala Kembali Buka Kedutaan Besar di Indonesia

Internasional hubungan bilateral Indonesia-Guatemala
Marcheilla Ariesta • 11 Desember 2019 06:04
Jakarta: Guatemala kembali membuka kantor kedutaan besarnya di Jakarta. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama dengan Menlu Guatemala, Sandra Erica Jovel Polanco, meresmikan kantor kedutaan tersebut. Menlu Polanco, dalam pidatonya mengatakan sangat senang bisa berada di Indonesia untuk meresmikan kantor kedutaan negaranya.
 
"Yang terpenting untuk Guatemala, peresmian ini adalah buah kesuksesan bilateral kedua negara. Dan negara kami sangat tertarik untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Anda," tuturnya di Gedung World Trade Center I, Jakarta Pusat, Selasa 12 Oktober 2019.
 
Polanco menambahkan pembukaan kedutaan ini bertujuan untuk membuka pintu baru dan kesempatan yang lebih baik untuk kedua negara di era modern. Sementara itu, Menlu Retno mengatakan pembukaan kedutaan ini sama dengan membangun konektivitas antar dua negara/

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan demikian, kedua negara bisa menghasilkan kesepakatan kerja sama yang konkret. "Hubungan antarpemerintah, antarmasyarakat kita garap. Kita bicara juga mengenai isu bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas," tutur Retno.
 
Dia menegaskan, pembukaan kantor kedutaan ini sebagai komitmen politik. "Kita membangun infrastruktur yang lebih kuat bagi hubungan diplomatik, dan insya Allah buahnya adalah hubungan ekonomi yang lebih intensif," ungkapnya.
 
Guatemala pernah membuka kedutaannya di Indonesia pada 1992. Namun selang setahun kemudian, tepatnya pada 1993, kedutaan mereka ditutup karena alasan ekonomi.
 
Negara di Amerika Tengah ini merupakan mitra dagang terbesar kedua RI di kawasan tersebut. Angka perdagangan memang masih belum besar karenanya, kata Retno, pembukaan kedutaan ini sangat berarti bagi kelanjutan hubungan kedua negara.
 

(ADN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif