Menlu Retno Marsudi dorong kerja sama demi perjuangan Palestina dengan Menlu Yordania. (Foto: Dok. Kemenlu RI).
Menlu Retno Marsudi dorong kerja sama demi perjuangan Palestina dengan Menlu Yordania. (Foto: Dok. Kemenlu RI).

RI-Yordania Dorong Kerja Sama Perjuangan Palestina

Fajar Nugraha • 06 Maret 2019 13:54
Amman: Indonesia dan Yordania bersama membantu perjuangan Palestina untuk merdeka. Hubungan kedua negara pun sangat erat.
 
Sudah sepatutnya hubungan yang erat ini dikonversi menjadi kerja sama ekonomi yang menguntungkan dan juga membawa Palestina ke jalur kemerdekaan.
 
Baca juga: Indonesia Minta Yordania Berkontribusi untuk Palestina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Indonesia dan Yordania memiliki kesamaan posisi untuk isu Palestina. Isu Palestina berada di jantung politik luar negeri Indonesia,” demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi di Amman.
 
Menlu Retno menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan keempat ke Yordania dalam 2 tahun. Seringnya kunjungan ke Yordania menunjukan bahwa hubungan Indonesia dengan Yordania baik, dan tidak ada isu yang dapat memberatkan hubungan bilateral kedua negara. Hal ini menjadi dasar kuat untuk terus meningkatkan kerja sama khususnya di bidang ekonomi.
 
Dalam konteks hubungan bilateral, kedua Menlu membahas sejumlah isu, antara lain, perdagangan, investasi dan people to people contact.
 
Terkait bidang perdagangan Menlu mencatat positif adanya pertumbuhan, dengan nilai perdagangan tahun 2018 mencapai USD 299,52 juta, meningkat 2 persen dibanding tahun 2017. Dibidang investasi, juga terlihat peningkatan investasi Yordania ke Indonesia lebih dari 50 persen dengan nilai investasi Yordania mencapai USD3,8 juta pada tahun 2018. 
 
Selain bidang perdagangan dan investasi, jumlah turis Indonesia ke Yordania juga terus meningkat mencapai sekitar 40.000 orang pertahunnya. Untuk mengimbangi, Indonesia terus melakukan promosi untuk menarik turis Yordania ke Indonesia. 
 
“Peluang kerja sama ekonomi kedua negara terbuka lebar, kita harus terus dorong interaksi antar pengusaha untuk memanfaatkan peluang yang ada,” tutur Menlu Retno, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, yang diterima Medcom.id, Rabu, 6 Februari 2019.
 

Selain hubungan bilateral, kedua Menlu membahas secara khusus situasi Palestina. Menlu pun menyampaikan berbagai langkah yang dilakukan Indonesia dalam upaya untuk membantu perjuangan rakyat Palestina, baik secara politis maupun ekonomi,  seperti memberikan tarif nol persen untuk beberapa produk ekspor Palestina ke Indonesia, memberikan bantuan keuangan dan peningkatan kapasitas.
 
Baca juga: Indonesia dan UNRWA Sepakati Perjanjian Kontribusi untuk Palestina.
 
Pelaksanaan Palestina Week di Jakarta dan Bandung pada Oktober 2018 turut dipaparkan oleh mantan Dubes RI untuk Belanda itu. Hal itu menunjukan dukungan kuat masyarakat Indonesia terhadap perjuangan Palestina. 
 
Lebih lanjut Menlu RI menyampaikan bahwa kunjungannya yang sangat singkat di Amman, Yordania, yang kurang dari 12 jam, fokus untuk kegiatan terkait dengan perjuangan Palestina. Sebelum bertemu dengan Menlu Jordan, Menlu RI telah membuka “Pelatihan Internasional bagi Para Pelatih mengenai Perencanaan Usaha bagi kaum Perempuan di Tempat Pengungsian" ("International Training of Trainers on Business Planning for Women in Refugees Camps”).
 
Juga telah dilaksanakan penandatangan LOI antara Indonesia dan Palestina mengenai pemberian bantuan kemanusiaan untuk Palestina terkait pengadaan desalinasi air dan obat obatan serta peralatan kesehatan.  “Pelatihan ini merupakan bagian dari program Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina dalam perjuangannya membangun  bangsa Palestina, “ sebut Menlu Retno.
 
Selain itu, Menlu RI juga  bertemu dengan Komisioner Jenderal UNWRA, untuk menandatangani MoU mengenai distribusi kontribusi kemanusiaan Indonesia bagi pengungsi Palestina ex-Gaza di Jerash Camp Jordan, sebesar USD1 juta. 
 
Sebagai bagian dari kunjungan ke UNWRA, Menlu Retno juga melakukan kunjungan ke tempat penampungan pengungsi New Amman Camp. 
 
Menlu RI juga menyampaikan bahwa sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Yordania dalam upaya bantu Palestina. “Yordania merupakan salah satu negara yang telah banyak membantu Palestina termasuk bagi para pengungsi Palestina. Indonesia dan Yordania sepakat untuk terus dorong kordinasi dan kerja sama dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” ucap Menlu Retno.
 
Selain isu Palestina, kedua Menlu juga membahas perkembangan situasi di Rakhine State. Dalam hal ini Menlu RI menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan Indonesia dan ASEAN, dan mengharapkan dukungan Yordania terhadap upaya tersebut. 
 
Tidak lupa Menlu RI juga menyampaikan harapan dukungan Yordania terhadap pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2020-2022.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif