NEWSTICKER
Kapal tanker Iran saat meninggalkan Gibraltar. (Foto: AFP).
Kapal tanker Iran saat meninggalkan Gibraltar. (Foto: AFP).

Kapal Tanker Iran Tinggalkan Gibraltar

Internasional as-iran
Marcheilla Ariesta • 19 Agustus 2019 09:23
Gibraltar: Grace 1, kapal tanker minyak milik Iran, akhirnya meninggalkan Gibraltar. Kepergian tanker tetap terjadi meski Amerika Serikat (AS) sempat meminta Inggris untuk menyita kapal tersebut.
 
Situs pemantauan Lalu Lintas Kelautan mengatakan supertanker Grace 1 telah ditahan sejak 4 Juli lalu di lepas pantai Gibraltar. Kapal ini mengangkat jangkarnya pada Minggu, 18 Agustus 2019 malam, dan mulai berlayar ke arah selatan.
 
Meski demikian, otoritas Gibraltar belum mengonfirmasi kepergian kapal ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari AFP, Senin, 19 Agustus 2019, Inggris dan otoritas Gibraltar menyita Grace 1 pada 4 Juli atas dugaan melanggar sanksi Uni Eropa dengan membawa minyak menuju Suriah. Penyitaan kapal ini menambah ketegangan antara antara Teheran dan London.
 
Iran, kala itu, berulang kali membantah telah melakukan pelanggaran. Iran kemudian membalas penyitaan Grace 1 dengan menyita kapal berbendera Inggris, Stena Impero.
 
Baca juga:Tanker Iran Siap Tinggalkan Gibraltar Kendati Ditekan AS
 
Sementara itu, seorang hakim di Gibraltar telah memerintahkan agar Grace 1 dilepaskan pada Kamis lalu. Pejabat Iran mengatakan jajaran kru baru telah tiba untuk mengemudikan tanker itu, yang kini namanya diubah menjadi Adrian Darya.
 
Namun, menit-menit terakhir menjelang pembebasan, Kementerian Kehakiman AS mengajukan permintaan untuk menahan kapal. AS menuduh Iran terlibat dalam pengiriman minyak secara ilegal ke Suriah.
 
Pemerintah Gibraltar menolak permintaan itu. Mereka mengatakan tidak dapat menahan kapal tersebut karena sanksi AS terhadap Iran tidak berlaku di Uni Eropa.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif