Ilustrasi tradisi Chand Raat di India. Foto: Unplash/Vitaliy Lyubezhanin
Ilustrasi tradisi Chand Raat di India. Foto: Unplash/Vitaliy Lyubezhanin

Tak Cuma Ketupat! Ini 7 Tradisi Unik Lebaran di Dunia

Annisa ayu artanti • 18 Maret 2026 14:10
Ringkasnya gini..
  • Setiap negara punya tradisi Lebaran yang unik dan berbeda.
  • Tradisi meliputi berbagi permen, adu telur, hingga ziarah makam.
  • Meski berbeda, makna Lebaran tetap tentang kebersamaan.
Jakarta: Perayaan Idulfitri tidak hanya dirayakan meriah di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara dengan cara yang berbeda-beda. Jika di Indonesia Lebaran identik dengan ketupat, opor ayam, hingga malam takbiran, di negara lain ada tradisi unik yang tak kalah menarik untuk disimak.
 
Setiap negara memiliki cara khas dalam menyambut hari kemenangan setelah Ramadan. Tradisi tersebut dipengaruhi oleh budaya lokal, sejarah, hingga kebiasaan masyarakat setempat.

Tradisi lebaran di dunia yang penuh warna

Merangkum laman Traveloka, berikut beberapa tradisi Lebaran unik dari berbagai negara di dunia:
 
1. Berbagi Permen dan Manisan di Turki
Jika di Indonesia Lebaran identik dengan kue kering, di Turki justru dikenal dengan tradisi membagikan permen dan manisan seperti cokelat.

Menjelang Lebaran, anak-anak akan berkeliling ke rumah-rumah untuk bersilaturahmi sekaligus mengumpulkan permen dari warga.
 
Baca juga: 10 Menu Buka Puasa dari Berbagai Negara, Mana Favorit Kamu?

2. Adu Telur di Afganistan
Di Afganistan, masyarakat merayakan Lebaran dengan tradisi unik bernama Tokhm-Jangi atau adu telur. Setelah menunaikan shalat Idulfitri, warga akan berkumpul dan saling membenturkan telur rebus. Siapa yang telurnya pecah lebih dulu dianggap kalah.
 
3. Chand Raat di India
Di India, malam terakhir Ramadan dirayakan dengan tradisi Chaand Raat. Para wanita menghias tangan dengan henna bermotif cantik sebagai bentuk persiapan menyambut Lebaran. Selain itu, masyarakat juga menikmati hidangan manis khas seperti sevai dan sheer kurma.
 
4. Penentuan Lebaran dengan Primbon Jawa di Suriname
Suriname memiliki hubungan sejarah dengan Indonesia, khususnya budaya Jawa. Menariknya, penentuan tanggal Idulfitri di negara ini masih mengacu pada penanggalan Jawa atau primbon Jawa, yang menjadi ciri khas tersendiri.
 
5. Pertunjukan Seni Meriah di Arab Saudi
Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, perayaan Lebaran di Arab Saudi berlangsung meriah. Berbagai pertunjukan seni seperti musik, tari, hingga teater digelar untuk menyemarakkan suasana hari raya.
 
6. Bajram di Kosovo
Di Kosovo, Idulfitri dikenal dengan sebutan Bajram. Tradisinya dimulai dengan shalat Idulfitri yang umumnya dilakukan oleh pria, sementara wanita menyiapkan hidangan khas seperti pite, borek, dan baklava untuk disantap bersama keluarga.
 
7. Ziarah Sayyid Ajjal di China
Tradisi ziarah juga dilakukan oleh umat Muslim di China, khususnya di Provinsi Yunnan. Mereka mengunjungi makam Sayyid Ajjal al-Dinar Omar, tokoh penting dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut, sambil membaca Al-Quran dan membersihkan makam.
 
Meski dirayakan dengan cara berbeda, esensi Idulfitri tetap sama, yaitu mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, dan kembali ke fitrah.
 
Keberagaman tradisi ini menunjukkan bagaimana Islam berakulturasi dengan budaya lokal di berbagai belahan dunia.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan