Menag Myanmar Sebut Bangladesh Cuci Otak Rohingya
Pengungsi Rohingya. (Foto: AFP)
Nay Pyi Taw: Menteri Agama Myanmar Thura Aung Ko mengatakan pengungsi Rohingya telah dicuci otaknya oleh Bangladesh. Pencucian otak ini menyebabkan Rohingya perlahan menyusun rencana untuk menyusup dan menghancurkan komunitas Buddha di Myanmar. 

"Jika memperbolehkan mereka pulang, populasi Bangladesh akan turun," kata Thura, dikutip dari Channel News Asia, Kamis 6 Desember 2018.

"Di kamp-kamp penampungan, mereka diberi makan dan dicuci otaknya," lanjut dia.


Komentar ini datang di tengah-tengah ketidakpastian repatriasi Rohingya dari Bangladesh kembali ke Myanmar. Repatriasi yang sedianya akan dilakukan November kemarin pun dibatalkan.

Baca: Pidato Perdamaian, Suu Kyi Hindari Topik Rohingya

"Tingkat kelahiran di antara pengungsi juga menimbulkan ancaman terhadap Buddha di Myanmar. Sementara, Buddha hanya memiliki satu atau dua anak di Myanmar," ungkapnya.

"Dalam tiga sampai lima dekade, komunitas Buddha di Myanmar akan menjadi minoritas," ucap mantan jenderal di kabinet Aung San Suu Kyi ini.

Hampir satu juta pengungsi Rohingya melarikan diri dari Rakhine State menuju perbatasan Bangladesh karena bentrokan yang pecah pada Agustus 2017 lalu. Hingga saat ini, mereka masih tinggal di kamp-kamp penampungan di Cox's Bazar maupun Kutupalong. 




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id