Jerantut: Persaingan ketat mulai terlihat menjelang pemilihan umum Malaysia yang jatuh pada 9 Mei mendatang. Upaya saling sindir dan saling menjatuhkan pun sangat terasa, terutama dari Najib Razak dengan Mahathir Mohamad.
(Baca: Rencana Mahathir Mohamad Singkirkan Najib Razak).
Baru-baru ini, Najib menyebut Mahathir pantas menerima Piala Oscar dengan kategori Aktor Terbaik karena sangat pandai berakting di depan publik.
"Dia aktor nomor satu. Sebelumnya ia mengutuk Anwar Ibrahim. Lalu sekarang dia bisa-bisanya berjabat tangan dengan santai dengan Anwar," kata Najib, dikutip dari The Star, Rabu 25 April 2018.
Najib juga menyebut Mahathir adalah sosok yang tak memiliki prinsip dan selalu menghasut rakyat.
"Saya tidak dapat melakukan hal-hal yang ia lakukan di masa lalu. Tapi setidaknya, saya berprinsip," tegas Najib.
Ia bahkan berpendapat bahwa Mahathir dimanfaatkan oleh partai oposisi untuk meraup suara dari warga Malaysia.
(Baca: Janji Mahathir jika Oposisi Menang Pemilu Malaysia).
'Peperangan' antara Najib dan Mahathir seakan tak kunjung selesai. Berawal dari hubungan 'guru dan murid' dan sama-sama berada di Partai UMNO, kini keduanya saling menjatuhkan.
Sebaliknya, Anwar Ibrahim yang dulu dipecat Mahathir dari UMNO dan juga kursi wakil perdana menteri, kini kembali bergabung dengannya untuk sama-sama melengserkan Najib dari jabatan perdana menteri.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan