NEWSTICKER
Mahathir Mohamad dikabarkan akan pimpin kembali Partai Bersatu. Foto: AFP
Mahathir Mohamad dikabarkan akan pimpin kembali Partai Bersatu. Foto: AFP

Mahathir akan Kembali Jadi Ketua Partai Bersatu

Internasional anwar ibrahim politik malaysia mahathir mohamad
Marcheilla Ariesta • 27 Februari 2020 16:12
Petaling Jaya: Perdana Menteri sementara Malaysia Mahathir Mohamad dilaporkan akan menimbang kembali jabatan lamanya sebagai Ketua Partai Bersatu. Laporan ini dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Bersatu Marzuki Yahya.
 
Baca: Menanti Gebrakan Mahathir Membentuk Pemerintahan Baru.
 
Marzuki membenarkan Mahathir akan kembali, hanya beberapa hari setelah mengundurkan diri sebagai perdana menteri dan Ketua Bersatu. Hal senada juga diucapkan Anggota Dewan Agung Bersatu, Datuk Rais Hussin Mohamed Arif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Benar (dia akan kembali menjadi ketua partai),” katanya kepada Malay Mail, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Padahal, dalam pidatonya kemarin, Mahathir mengaku kesal dengan Bersatu karena bersedia bekerja dengan UMNO. Ini salah satu al asan dia mengundurkan diri.
 
Dalam pidato tersebut, Mahathir mengungkapkan melihat dukungan yang dia dapatkan, dirinya siap untuk kembali menjadi perdana menteri Malaysia yang sah.
 
Pada Senin lalu, Mahathir mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri. Pengunduran dirinya ini diterima oleh Raja Malaysia.
 
Namun, Raja juga setuju untuk menunjuknya sebagai perdana menteri sementara yang akan mengurus administrasi negara. Tugas ini akan diemban hingga perdana menteri dan kabinet baru terbentuk.
 
Sementara itu, Mahathir awalnya berjanji kepada Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim akan menyerahkan jabatannya setelah dua tahun menjabat sebagai perdana menteri Malaysia. Namun, Mahathir mengatakan akan menyerahkan keputusan itu kepada Dewan Rakyat.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif