Pacific Expositon 2019 di Auckland, Selandia Baru, 11-14 Juli 2019. (Foto: Kemenlu RI)
Pacific Expositon 2019 di Auckland, Selandia Baru, 11-14 Juli 2019. (Foto: Kemenlu RI)

Indonesia Tawarkan Kerja Sama untuk Hadapi Tantangan di Pasifik

Internasional indonesia-selandia baru pasifik
13 Juli 2019 08:49
Auckland: Di sela-sela pertemuan Pacific Exposition 2019, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengadakan pertemuan biateral dengan perdana menteri dan menteri dari 7 (tujuh) negara dan teritori Pasifik, yaitu: Australia, Kepulauan Cook, Kepulauan Solomon, Niue, Papua Nugini, Selandia Baru, Tuvalu dan Kiribati. Selain itu, Menlu Retno juga bertemu Direktur Jenderal Melanesian Spearhead Group (MSG).
 
"Semua berawal dari persahabatan. Setelah persahabatan itu terbangun, maka kita bangun kerja sama lainnya yang lebih konkret dalam perdagangan, investasi, pariwisata dan budaya," demikian pesan Menlu Retno, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Sabtu 13 Juli 2019.
 
Wakil PM dan Menlu Selandia Baru Winston Peters serta Menlu Australia Marise Payne menyampaikan apresiasi atas prakarsa dan kepemimpinan Indonesia di Pasifik, termasuk seperti yang ditunjukkan dengan penyelenggaraan Pacific Exposition yang pertama. Terdapat kesepakatan untuk memperkuat kerja sama Indonesia dengan Australia dan Selandia Baru di kawasan Pasifik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menlu PNG Soroi Eoe menyampaikan komitmennya dalam meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia terutama dalam hal perbatasan, kesehatan dan dalam kerangka kerja sama kawasan. Menlu PNG menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra pembangunan dan sahabat baik.
 
Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Solomon, Bartholomew Parapolo, mengemukakan bahwa industri pariwisata di Kepulauan Solomon berkembang baik. Namun demikian, diperlukan bantuan guna meningkatkan standar pelayanan dan manajemen pariwisata. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk menambah jumlah kapasitas kamar hotel guna menampung peningkatan wisatawan ke Kepulauan Solomon.
 
Selaras dengan pandangan para pemimpin Pasifik lainnya, Menlu Tuvalu Taukelina Finikaso dan Menteri Perdagangan, Industri dan Koperasi Kiribati, Atarake Nataar, menyampaikan apresiasi positif atas inisiatif Indonesia dalam menyelenggarakan Pacific Exposition.
 
"Indonesia adalah teman yang dapat dipercaya. Indonesia menawarkan kerja sama dan ingin berkontribusi untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi bersama. Eksposisi ini telah membuka pandangan yang positif dan komprehensif dari negara dan teritori Pasifik terhadap Indonesia," demikian tutup Menlu Retno.
 
Pacific Exposition 2019 adalah acara perdagangan, investasi dan pariwisata untuk memfasilitasi negara-negara Pasifik Selatan untuk mempromosikan keunggulan perekonomian mereka. Acara digelar selama empat hari, dari 11 hingga 14 Juli.
 
Baca:Tabuhan Tifa Tandai Pembukaan Pacific Exposition 2019
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif