Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

Dua WNI Diadili di Irak, Kemenlu Beri Bantuan Hukum

Internasional isis wni gabung isis
Marcheilla Ariesta • 06 Juli 2019 08:16
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI membenarkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang diadili di Irak. Keduanya merupakan simpatisan kelompok Islamic State (ISIS).
 
"Hal keputusan pengadilan Irak sudah diberitakan sejak beberapa waktu lalu. Sudah diputuskan penjara 11 tahun kalau saya tidak salah," kata pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, saat dikonfirmasi Medcom.id, Sabtu, 6 Juli 2019.
 
Faiza mengatakan Kemenlu dalam hal ini Kedutaan Besar RI di Baghdad, akan memberikan pendampingan hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada pendampingan KBRI selama proses hukum di pengadilan, melalui bantuan penerjemah dan pengacara pro bono," tuturnya.
 
Kabar kedua perempuan Indonesia diadili otoritas Irak sudah beredar sejak pekan lalu. Dewan Kehakiman Tertinggi Irak menyatakan kedua perempuan itu menikahi seorang anggota ISIS.
 
Suami keduanya tewas dalam serangan udara koalisi Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
 
Irak telah menahan dan memenjarakan setidaknya 19 ribu orang yang dituduh memiliki hubungan dengan ISIS dan pelanggaran terorisme lainnya dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, Irak telah menjatuhkan vonis hukuman terhadap 3.000 simpatisan ISIS pada 2018.
 
Baca:Tangani WNI Gabung ISIS, Aspek Kemanusiaan jadi Patokan
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif