Dua orang memeriksa kerusakan akibat ledakan bom di Kingsbury Hotel di Colombo, Sri Lanka, 22 April 2019. (Foto: AFP/JEWEL SAMAD)
Dua orang memeriksa kerusakan akibat ledakan bom di Kingsbury Hotel di Colombo, Sri Lanka, 22 April 2019. (Foto: AFP/JEWEL SAMAD)

Sri Lanka Tangkap Tambahan 18 Orang Terkait Pengeboman

Internasional Ledakan Sri Lanka
Sonya Michaella • 24 April 2019 11:48
Kolombo: Kepolisian Sri Lanka menangkap tambahan 18 orang atas dugaan keterlibatan dalam pengeboman di sejumlah gereja dan hotel mewah di Kolombo yang menewaskan lebih dari 300 orang dan melukai 500 lainnya.
 
"Para tersangka ditahan dalam operasi pencarian yang dilakukan polisi dan pasukan keamanan di tiga lokasi," kata juru bicara kepolisian Sri Lanka Ruwan Gunasekera, dikutip dari laman AFP, Rabu 24 April 2019.
 
Sementara, satu tersangka ditangkap di lokasi keempat. Sejauh ini, total 58 orang telah ditahan dengan dugaan terlibat pengeboman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih ada beberapa tersangka yang kabur dan kami akan terus mencari dan menangkap mereka," lanjut Gunasekera.
 
Baca:ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di Sri Lanka
 
Sebelumnya, Kelompok teroris Islamic State (ISIS) mengklaim bahwa serangan bom bunuh diri di Sri Lanka dilakukan oleh tujuh militannya. Sementara itu, Sri Lanka yakin bahwa pelaku pengeboman dilakukan oleh kelompok militan lokal National Thowheeth Jama'ath (NTJ).
 
NTJ disebut-sebut mendapat bantuan dari jaringan teroris internasional yaitu Jamaat-ul-Mujahideen India (JMI).
 
Di samping itu, Menteri Pertahanan Sri Lanka Ruwan Wijewardene membeberkan bukti awal dari insiden pengeboman ini merupakan serangan balasan dari penembakan di Christchurch, Selandia Baru.
 
Meski demikian, pemerintah Selandia Baru mengatakan tak mendapat informasi terkait adanya hubungan antara penembakan di Christchurch dan pengeboman di Sri Lanka tersebut.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif