Petugas keamanan bersiaga di depan gereja St Anthonys Shrine di Kolombo, Sri Lanka, 23 April 2019. (Foto: AFP/LAKRUWAN WANNIARACHCHI)
Petugas keamanan bersiaga di depan gereja St Anthonys Shrine di Kolombo, Sri Lanka, 23 April 2019. (Foto: AFP/LAKRUWAN WANNIARACHCHI)

ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di Sri Lanka

Internasional isis sri lanka Ledakan Sri Lanka
Willy Haryono • 24 April 2019 06:47
Kolombo: Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas rentetan bom bunuh diri di sejumlah gereja dan hotel di Sri Laka yang telah menewaskan lebih dari 320 orang.
 
Klaim ISIS, yang disertai sebuah foto dan video sekelompok orang pengklaim serangan, muncul lebih dari dua hari usai serangkaian ledakan mengguncang Sri Lanka di tengah momen peringatan Hari Raya Paskah pada 21 April.
 
Pemerintah Sri Lanka menyebut investigasi awal mengindikasikan serangan bom merupakan "balasan" atas penembakan di dua masjid di Selandia Baru bulan lalu yang menewaskan 50 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Otoritas di Kolombo telah menuduh grup ekstremis lokal bernama National Thowheeth Jama'ath (NTJ) atas rentetan ledakan. Namun Sri Lanka juga menyelidiki apakah NTJ ini mendapat dukungan dari kelompok internasional.
 
Menteri Pertahanan Sri Lanka Ruwan Wijewardene mengatakan NTJ mendapat bantuan dari jaringan teroris internasional yaitu Jamaat-ul-Mujahideen India (JMI).
 
"NTJ memiliki hubungan dekat dengan JMI. Kini telah terungkap. Kami akan terus menyelidiki kasus ini," lanjut dia.
 
"Mereka yang melancarkan serangan terhadap anggota koalisi Amerika Serikat dan Kristen di Sri Lanka dua hari lalu adalah pejuang Islamic State," klaim ISIS di situs propaganda Amaq, Selasa 23 April 2019.
 
Dilansir dari AFP, ISIS kemudian mengklaim serangan di Sri Lanka dilakukan oleh tujuh anggotanya. Amaq juga merilis foto delapan orang yang disebut berada di balik rencana teror bom. Tujuh dari delapan orang itu menutupi wajah mereka, dan tiga di antaranya memegang pisau.
 
Keaslian foto dan video yang diklaim ISIS belum dapat diverifikasi secara independen.
 
Hingga saat ini, kepolisian Sri Lanka telah menangkap 40 orang yang diduga ada di balik pengeboman dan salah satu di antaranya adalah warga Suriah. Sebelumnya, mereka juga telah mengidentifikasi satu pelaku bernama Insan Seelawan yang berasal dari Sri Lanka.
 
Baca:Hari Berkabung Nasional, Sri Lanka Gelar Pemakaman Massal

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif