Kim Jong-un mendapat sambutan meriah usai tiba di Pyongyang, Korut, 5 Maret 2019. (Foto: AFP/KCNA VIA KNS)
Kim Jong-un mendapat sambutan meriah usai tiba di Pyongyang, Korut, 5 Maret 2019. (Foto: AFP/KCNA VIA KNS)

Kim Jong-un Tiba di Korut, Klaim KTT Hanoi Sukses

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 05 Maret 2019 10:15
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tiba di Pyongyang, Selasa 5 Maret 2019 pagi, usai melakukan perjalanan pulang via Tiongkok setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Hanoi, Vietnam. Media nasional Korut mengklaim KTT Hanoi berjalan sukses.
 
Kembalinya Kim ke Korut menandai akhir dari perjalanan pulang sejauh 4.000 kilometer dari Vietnam. Perjalanan panjang itu ditempuh Kim dengan menggunakan kereta api khas berwarna hijau.
 
"Kim Jong-un tiba di rumah pada Selasa ini, setelah sukses menyelesaikan kunjungan resminya ke Republik Sosialis Vietnam," tulis artikel di Korean Central News Agency (KCNA), seperti dilansir The Japan Times.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekitar pukul 03.00 pagi ini, keretanya memasuki stasiun di Pyongyang," lanjut KCNA. Saat turun dari kereta, Kim disambut sederet petinggi yang memberikan ucapan selamat atas KTT Hanoi.
 
Sembari terus melemparkan senyum ke khalayak, Kim menaiki kereta dari stasiun Dong Dang di Vietnam pada Sabtu pekan kemarin untuk bertolak pulang. Rute perjalanan pulang via Negeri Tirai Bambu tidak diketahui publik, dan sempat ada spekulasi dirinya akan mampir menemui Presiden Tiongkok Xi Jinping.
 
Namun spekulasi tersebut terbukti tidak benar, karena jika Kim bertemu Xi, maka kedatangannya ke Korut akan menjadi lebih lama. Sebelum menaiki kereta untuk pulang, Kim sempat mengunjungi monum pahlawan kemerdekaan Vietnam, Ho Chi Minh.
 
KTT Hanoi berakhir tanpa perjanjian apapun. Pertemuan kali kedua Kim dan Trump itu bahkan disebut lebih buruk karena berakhir tanpa ada pernyataan gabungan.
 
Senada dengan Pyongyang, Gedung Putih juga sebelumnya telah mengklaim bahwa KTT Hanoi berjalan sukses. Pernyataan disampaikan Penasihat Keamanan Gedung Putih John Bolton.
 
Dia menilai tidak adanya perjanjian antara AS dan Korut soal denuklirisasi di Semenanjung Korea seharusnya dipandang sebagai sebuah "kesuksesan." Ia menegaskan apa yang dilakukan Trump di Hanoi adalah untuk melindungi kepentingan nasional AS.
 
Bolton menyebut isu utama dalam KTT Hanoi bagi AS adalah apakah Korut mau menerima "tawaran besar" dari Trump mengenai denuklirisasi menyeluruh di Semenanjung Korea.
 
Sementara Trump menilai kegagalannya dalam KTT Hanoi sedikit banyak dipengaruhi kesaksian Michael Cohen, mantan pengacaranya, di hadapan Kongres AS.
 
Baca:Trump Sebut Kesaksian Cohen Pengaruhi KTT Hanoi
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif