PM Papua Nugini Peter O Neill. (Foto: AFP)
PM Papua Nugini Peter O Neill. (Foto: AFP)

Banyak Tokoh Pindah ke Oposisi, PM Papua Nugini Mundur

Internasional papua nugini
Willy Haryono • 26 Mei 2019 17:09
Port Moresby: Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill mengundurkan diri setelah terjadinya 'pembelotan' sejumlah tokoh di kabinetnya ke kubu oposisi.
 
O'Neill, yang telah menjadi PM Papua Nugini selama tujuh tahun, menghadapi seruan mundur sejak beberapa pekan terakhir atas berbagai isu. Namun setelah sejumlah tokoh pindah ke oposisi, ia mengaku tidak memiliki cukup dukungan sehingga menerima seruan pengunduran diri.
 
Pria 54 tahun itu mengaku akan menyerahkan jabatannya ke mantan PM Papua Nugini Julius Chan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penting bagi kami untuk tetap menjaga stabilitas. Kami telah mendengar seruan (mundur) dan menyepakati adanya perubahan pemerintahan," tutur O'Neill kepada awak media di Port Moresby, dilaporkan dari kantor berita EMTV, Minggu 26 Mei 2019.
 
Merespons keinginan PM O'Neill, Chan mengaku menginginkan adanya transisi pemerintahan yang berjalan mulus di Papua Nugini, negara dengan total populasi 7,3 juta jiwa.
 
"Saya ingin berterima kasih kepada Perdana Menteri Peter O'Neill atas semua yang telah beliau lakukan untuk negara ini," ucap Chan kepada para jurnalis.
 
"Untuk semua warga Papua Nugini, besok Anda akan melihat ke belakang dan menyadari banyak hal yang telah dia (O'Neill) lakukan untuk negeri ini. Tapi seperti layaknya kehidupan, Anda perlu untuk maju menyongsong masa depan," sambung dia.
 
Dalam beberapa pekan terakhir, O'Neill menghadapi tekanan atas beragam isu, termasuk proyek bahan bakar minyak bernilai miliaran dolar yang ditandatangani pemerintah dengan perusahaan Total asal Prancis dan ExxonMobil dari Amerika Serikat.
 
Meski proyek tersebut akan meningkat hampir dua kali lipat jumlah ekspor bahan bakar minyak Papua Nugini, masyarakat lokal khawatir mereka tidak akan mendapatkan keuntungan apapun.
 
Baca:PM Papua Nugini Dituduh Memiliki Kewarganegaraan Australia

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif