Mobil iring-iringan Kim Jong-un meninggalkan Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, 2 Maret 2019. (Foto: AFP/NOEL CELIS)
Mobil iring-iringan Kim Jong-un meninggalkan Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, 2 Maret 2019. (Foto: AFP/NOEL CELIS)

Kim Jong-un Tinggalkan Vietnam

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 02 Maret 2019 10:59
Hanoi: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertolak pulang ke rumah usai mengakhiri Konferensi Tingkat Tinggi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Hanoi dan kunjungan kenegaraan ke Vietnam.
 
Seperti dilaporkan dari KBS World Radio, Kim meninggalkan Hanoi pada Sabtu 2 Maret 2019 pagi waktu setempat, setelah sebelumnya mengunjungi situs Ho Chi Minh Mausoleom. Ia sempat dijadwalkan bertemu sejumlah pebisnis Vietnam pada siang hari, namun dibatalkan.
 
Sama seperti keberangkatan, Kim juga akan pulang ke Pyongyang dengan menaiki kereta api. Dari Hanoi, Kim Jong-un dan rombongan menaiki iring-iringan mobil menuju stasiun Dong Dang di dekat perbatasan Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari stasiun, Kim akan menaiki kereta khusus berwarna hijau miliknya ke Korut. Rute yang digunakan sama seperti keberangkatannya dari Pyongyang.
 
Saat berangkat dari Pyongyang ke Dong Dang, Kim menghabiskan waktu sekitar 65 jam. Perjalanan pulang juga diperkirakan memakan waktu yang hampir sama.
 
Namun dalam perjalanan pulang ini, terbuka kemungkinan adanya kunjungan ke beberapa kota yang dikenal atas reformasi ekonominya, semisal Guangzhou. Sejumlah pengamat bahkan menilai Kim mungkin akan singgah ke Beijing untuk bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping.
 
Sebelumnya pada Jumat 1 Maret, Kim bertemu Presiden Vietnam Nguyen Phu Trong. Mereka berdua juga berdiskusi dalam makan malam kenegaraan.
 
Pertemuan seorang pemimpin dari Korut dengan Vietnam ini merupakan kali pertama dalam 55 tahun terakhir. Selama percakapannya dengan Presiden Nguyen, Kim menyerukan adanya normalisasi kerja sama bilateral dan program pertukaran di berbagai bidang.
 
KTT Hanoi -- kali kedua bagi Trump dan Kim -- berakhir tanpa ada kesepakatan formal. Kedua kubu hanya mengindikasikan hendak berbicara lagi di masa mendatang.
 
Korut menjanjikan perundingan lebih lanjut usai KTT Hanoi berakhir. Trump juga mengatakan sebelum meninggalkan ibu kota Vietnam bahwa ia berharap dapat bertemu Kim lagi.
 
Selain itu, pemerintahan Trump juga terindikasi hendak "menghentikan" latihan militer berskala besar dengan Korea Selatan untuk meningkatkan hubungan dengan Korut.
 
Kantor berita NBC News pertama kali melaporkan bahwa latihan militer bertajuk Foal Eagle antara AS dan Korsel -- biasanya berjalan di musim semi -- akan dibatalkan.
 
Baca:AS dan Korsel Akan Hentikan Latihan Militer Besar
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif