Presiden Joko Widodo saat bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, di KTT G20, Osaka. (Foto: AFP).
Presiden Joko Widodo saat bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, di KTT G20, Osaka. (Foto: AFP).

Durasi Pertemuan Pemimpin Tak Pengaruhi Capaian Kesepakatan

Internasional ktt g20 indonesia-jepang
Fajar Nugraha • 02 Juli 2019 14:38
Jakarta: Tersebar video dari sebuah saluran televisi Jepang yang membandingkan pertemuan bilateral antar Perdana Menteri Shinzo Abe dengan kepala pemerintahan dari negara-negara yang hadir dalam KTT G20 di Osaka.
 
Baca juga: Meski Singkat, Pertemuan Jokowi-Abe Capai Hasil yang Diinginkan.
 
Dalam tayangan tersebut dibandingkan durasi para kepala pemerintahan bertemu. Semisal durasi Presiden Marcon selama 87 menit. Sementara durasi Presiden Jokowi selama 1 menit. Ini kemudian yang mengundang komentar dan bahan tertawaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Seharusnya media tersebut bisa lebih bijak dalam mewartakan durasi kepala pemerintahan bertemu,” ujar Guru Besar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwana dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Selasa, 2 Juli 2019.
 
“Presiden Jokowi baru teragendakan bertemu dengan Perdana Menteri Abe saat pertemuan G20 berlangsung. Tidak seperti kepala pemerintahan lain yang melakukan pertemuan bilateral satu hari sebelum KTT G20,” imbuhnya.
 
Pertemuan Presiden Jokowi baru dilakukan pada 28 Juni, hari dimana dimulainya KTT G20. Hal ini karena Presiden Jokowi baru terbang ke Osaka pada 27 Juni malam hari dan sampai di Osaka pada Juni.
 
Menurut Hikmahanto, sebenarnya yang penting dalam pertemuan yang singkat tersebut ada dua poin.
 
Pertama, adanya pertemuan bilateral. Ini penting karena dalam pertemuan yang bersifat multilateral kepala pemerintahan yang hadir akan diagendakan bertemu dengan kepala pemerintahan tuan rumah. Presiden Jokowi tidak melewati kesempatan ini.
 
Kedua, meski dalam waktu yang sangat terbatas Presiden Jokowi dan PM Abe telah mampu menegaskan kerja sama ekonomi untuk memajukan kedua bangsa.
 
“Oleh karenanya bila konteks ini dipahami maka tidak perlu ada tertawaan atas 1 menit pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Abe,” pungkas Hikmahanto.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif