Najib Anggap KPK Malaysia Bertindak Profesional
Mantan PM Najib Razak saat hendak itahan pihak berwenang Malaysia (Foto: AFP).
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Najib Razak menyatakan penghargaannya kepada komisi anti korupsi Malaysia yakni, Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) dan pihak keamanan.
 
Baca juga: Najib Muncul di Pengadilan atas Tuduhan Korupsi.
 
Dia mengatakan itu di atas profesionalisme yang ditunjukkan oleh mereka ketika dia ditahan dua hari yang lalu.
 
"Saya berterima kasih kepada petugas dan anggota SPRM dan pasukan keamanan untuk profesionalisme mereka ketika saya ditangkap. Saya telah diperlakukan dengan baik dan penuh hormat," katanya melalui posting Facebook, seperti dikutip Malaysia Kini, Kamis 5 Juli 2018.
 
Usai serangkaian pemeriksaan atas beberapa properti milik Najib dan dua interogasi terkait skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB), pada 3 Juli akhirnya Najib ditahan. Namun pada 4 Juli, mobil yang diduga ditumpangi Najib keluar dari kediamannya.
 
Tidak seperti individu lain sebelumnya yang memakai baju tahanan SPRM berwarna jingga, Najib tiba di Kompleks Pengadilan Kuala Lumpur di Jalan Duta dengan berkemeja putih, jas biru gelap dan dasi, serta tidak diborgol.
 
Najib dihadapkan tiga tuduhan melakukan pecah amanah dan satu tuduhan menyalahgunakan jabatannya sehubungan dana SRC International Sdn Bhd sebesar 42 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp149,2 miliar.
 
Dia mengaku tidak bersalah dan diminta untuk diadili. Mantan Ketua Partai UMNO itu juga berterima kasih kepada mereka yang menunjukkan dukungan untuknya.
 
Baca juga: Selain Korupsi, Najib Hadapi Tuntutan Pelanggaran Kepercayaan.
 

"Selama hampir 24 jam, saya telah melihat dukungan rakyat. Saya juga tersentuh oleh mereka yang mengeluarkan pernyataan, termasuk yang menentang saya di masa lalu, mendukung dan juga mendesak pemerintah untuk memberikan pelayanan yang adil dan penuh hormat," tutur Najib.
 
"Keluarga saya dan saya berterima kasih atas dukungan kami yang tak tergoyahkan," katanya.
 
Najib mengatakan dia akan diadili untuk membuktikan dirinya tidak bersalah dalam skandal terkait 1MDB.
 
"Perjuangan saya selalu untuk rakyat dan partai, jika penganiayaan ini adalah harga yang harus saya bayar. Saya benar-benar minta maaf tentang dunia," ucapnya.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id