Melalui Telepon, Presiden Joko Widodo Ucapkan Selamat ke Mahathir
Presiden Joko Widodo ucapkan selamat kepada Mahathir Mohammad melalui telepon (Foto: AFP).
Jakarta: Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat kepada Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad. Ucapan selamat tersebut disampaikan melalui telepon.
 
(Baca: Mahathir Mohammad Resmi Menjabat Perdana Menteri Malaysia).
 
Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P Marsudi dalam sebuah pernyataan yang disampaikan melalui akun Twitternya.
 
"Pemerintah Indonesia mengucapkan selamat kepada Dr. Tun Mahathir Mohammad atas pelantikannya sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-7," tulis Menlu Retno melalui akun Twitternya, seperti dikutip Medcom.id, Jumat 6 Mei 2018.
 
"Presiden RI telah menyampaikan ucapan selamat melalui pembicaraan telepon dengan PM Mahathir malam ini (10 Mei)," jelasnya.
 
Menlu Retno menambahkan, Indonesia percaya, dibawah kepemimpinan Dr. Tun Mahathir Mohammad hubungan kedua negara akan semakin kuat.
 
Mahathir diambil sumpah sebagai perdana menteri pada Kamis 10 Mei 2018, sekitar pukul 9.50 malam waktu Malaysia. Dia mengambil sumpah di hadapan Yang di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V.
 
Turut hadir dalam pelantikan ini adalah istri Mahathir, Tun Dr Siti Hasmah Mohd Ali dan keempat tokoh kunci Pakatan Harapan.
 
(Baca: Malaysia Kini Dipimpin Perdana Menteri Tertua di Dunia).
 
Sebelumnya pihak Istana Negara menyebutkan menerima hasil resmi dari Pemilihan Umum ke-14 (GE14) yang berlangsung pada 9 Mei 2018. Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir meraih kemenangan dan menguasai kursi parlemen.
 
Setelah menerima surat dari anggota komponen Pakatan Harapan yang mendukung penunjukan Dr Mahathir sebagai Perdana Menteri, Yang Di-Pertuan Agong kemudian bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Wan Azizah Wan Ismail, Presiden Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) Tan Sri Muhyiddin Yassin, Sekretaris Jenderal Democratic Action Party (DAP), Lim Guan Eng dan Parti Amanah Negara, Presiden Mohamad Sabu pada pukul 5.00 sore
 
Komisi Pemilu Malaysia (EC) mengumumkan bahwa oposisi yang dipimpin oleh Pakatan Harapan  memenangkan 113 kursi, sementara partai sekutunya, Partai Warisan memenangkan delapan kursi parlemen. Sedangkan Partai Islam se-Malaysia (PAS) meraih 18 kursi.
 
Meskipun Ketua Barisan Nasional Najib Razak yang menjadi lawan politik Pakatan Harapan menyatakan oposisi ini belum memiliki jumlah kursi cukup membentuk pemerintah, justru kini mendapat dukungan dari Partai Warisan. Ini membuat koalisi oposisi mendapat 122 dari 222 kursi parlemen yang diperebutkan.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id