Malaysia Kini Dipimpin Perdana Menteri Tertua di Dunia
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad saat diambil sumpah (Foto: Malaysia Kini).
Kuala Lumpur: Mahathir Mohammad resmi menjabat sebagai Perdana Menteri ketujuh Malaysia. Setelah diambil sumpah oleh Yang di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V di Istana Negera, Kuala Lumpur, Mahathir memimpin Pakatan Harapan menjadi penguasa.
 
(Baca: Mahathir Mohammad Resmi Menjabat Perdana Menteri Malaysia).
 
Tetapi ada yang menarik dari kemenangan Mahathir dan Pakatan Harapan ini. Mahathir kini memimpin Malaysia di usianya yang kini memasuki 92 tahun. Demikian diberitakan Malaysia Kini, Kamis 10 Mei 2018.
 
Praktis dirinya saat ini menjadi perdana menteri tertua di dunia. Tidak hanya itu, Mahathir juga satu-satunya warga Malaysia yang terpilih sebagai perdana menteri dua kali.
 
Saat pengambilan sumpah, Mahathir ditemani oleh istrinya, Tun Dr Siti Hasmah dan juga empat pimpinan partai yang berada di dalam koalisi Pakatan Harapan. Mereka yang menemani Mahathir adalah Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Wan Azizah Wan Ismail, Presiden Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) Tan Sri Muhyiddin Yassin, Sekretaris Jenderal Democratic Action Party (DAP), Lim Guan Eng dan Parti Amanah Negara, Presiden Mohamad Sabu.
 
Sebagai perdana menteri, Mahathir menjabat pertama kali pada 1981, ketika dirinya masih berusia 56 tahun hingga 2003. Itu merupakan jabatan yang terlama dipegang oleh seorang Perdana Menteri Malaysia, selama 22 tahun.
 
Pada konferensi pers sebelumnya, Mahathir mengatakan akan menunjuk Wan Azizah Wan Ismail sebagai wakil perdana menteri. Wan Azizah merupakan istri lawan politik Mahathir ketika masih berkuasa, Anwar Ibrahim.
 
(Baca: Tekad Mahathir Selamatkan Malaysia dari Najib Razak).
 
Mahathir mendapatkan mandat untuk membentuk pemerintahan melalui Pakatan Harapan, yang berhasil meraih 113 kursi parlemen. Setidaknya 10 anggota parlemen lainnya mengindikasikan memberikan dukungan kepada Pakatan Harapan, menambah total dukungan untuk Mahathir menjadi 123.
 
Partai ini antara lain Partai Warisan Sabah yang memiliki delapan kursi parlemen. Ditambah lagi kursi dari kandidat independen wilayah Batu, P. Prabakaran dan anggota parlemen Tuaraan, Madius Tangau.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id