PM India Narendra Modi dalam acara di New Delhi, 17 Mei 2019. (Foto: AFP/MONEY SHARMA)
PM India Narendra Modi dalam acara di New Delhi, 17 Mei 2019. (Foto: AFP/MONEY SHARMA)

Partai PM Modi Diprediksi Menang Pemilu India

Internasional india politik india
Willy Haryono • 20 Mei 2019 10:55
New Delhi: Partai pengusung Perdana Menteri Narendra Modi, Bharatiya Janaty Party (BJP), diprediksi menang dalam pemilihan umum India. Prediksi didasarkan pada hasil beberapa exit poll.
 
Hasil resmi pemilu India baru akan diumumkan pada 22 Mei mendatang. Sejumlah analis mengingatkan exit polltelah terbukti sering meleset dalam beberapa pemilu di India.
 
Banyak pihak menilai pemilu kali ini merupakan semacam referendum bagi kepemimpinan PM Modi, yang pernah menang telak dalam pemilu 2014. Untuk membentuk pemerintahan baru di India, sebuah partai atau koalisi membutuhkan 272 kursi di parlemen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Empat exit poll memproyeksikan kemenangan Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin BJP. Keempatnya memprediksi raihan kursi berjumlah antara 280 hingga 315, jauh melampaui Partai Kongres di kubu oposisi.
 
Namun, situs Nielsen-ABP memprediksi aliansi BJP hanya akan meraih 267 kursi, kurang beberapa dari yang dibutuhkan untuk mencapai mayoritas.
 
Prediksi ini muncul meski BJP sempat diproyeksikan kalah telak di Uttar Pradesh, negara bagian yang jumlah kursinya mencapai 80 -- terbanyak dari wilayah lain.
 
Pada 2014, BJP meraih 71 kursi dari Uttar Pradesh. Beberapa jajak pendapat memprediksi BJP akan kehilangan 51 kursi dari negara bagian tersebut.
 
Kemenangan BJP pada pemilu 2014 didapat lewat janji ternama "achhe din" ("hari baik"). Kala itu, BJP menjadi partai pertama yang memenangkan mayoritas absolut dalam 30 tahun.
 
Para kritikus mengatakan BJP sejak saat itu berupaya memaksakan agenda Hindu di India, memberanikan serangan terhadap Muslim dan Dalit kasta rendah yang memperdagangkan daging sapi -- sapi suci bagi umat Hindu -- dan menulis ulang buku pelajaran sekolah.
 
PM Modi telah menyederhanakan kode pajak dan membuat bisnis lebih mudah, tetapi beberapa janjinya telah gagal, terutama di daerah pedesaan di mana ribuan petani yang berhutang telah bunuh diri dalam beberapa tahun terakhir.
 
Baca:Pemilu India Dimulai, Modi Kembali Jadi Favorit
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif