Kerusakan akibat serangan bom pada 21 April 2019 di Kolombo. (Foto: AFP)
Kerusakan akibat serangan bom pada 21 April 2019 di Kolombo. (Foto: AFP)

Polisi Sri Lanka Temukan Markas Kelompok Militan

Internasional Ledakan Sri Lanka
Sonya Michaella • 06 Mei 2019 09:51
Kolombo: Kepolisian Sri Lanka menemukan lahan seluas 4,5 hektare di Kota Kattankudy, yang diyakini sebagai tempat militan membuat bom. Kamp ini terletak di permukiman miskin.
 
Setelah ditelusuri, permukiman ini merupakan tempat asal Zahran Hashim, yang diduga menjadi otak dari serangan bom di gereja dan hotel mewah pada Minggu Paskah, 21 April lalu. Setidaknya, 270 orang tewas akibat serangan ini.
 
Di dalam lahan ini, terdapat pula satu menara pengawas berlantai empat. Di sekitarnya terdapat kandang ayam dan kambing serta sejumlah pohon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Sri Lanka Dorong Warga Serahkan Pedang dan Pisau Besar
 
"Mereka ingin menunjukkan kepada warga setempat bahwa ini hanyalah rumah peternakan biasa. Tetapi apa yang mereka lakukan di dalam adalah kegiatan terorisme," kata seorang perwira senior di Batticaloa, dikutip dari laman AFP, Senin 6 Mei 2019.
 
Polisi juga sempat menemukan lubang bekas peluru di dinding menara serta tabung panjang yang diduga untuk menguji coba bom.
 
"Kami menangkap dua pemilik tanah itu dan akan kami periksa lebih lanjut," ujarnya.
 
Sri Lanka menuduh dua grup militan lokal -- National Thowheed Jamath (NTJ) and Jamathei Millathu Ibraheem -- sebagai dalang di balik ledakan. Namun kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas rentetan bom bunuh diri di Sri Lanka.
 
Kepolisian Sri Lanka sedang memburu 140 tersangka yang diyakini terkait dengan grup teroris tersebut. Selain itu, kegiatan ibadah di Kolombo pun ditiadakan untuk sementara hingga keamanan pulih kembali.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif