Petugas komisi pemilu Bangladesh menghitung surat suara di Dhaka, Bangladesh, 30 Desember 2018. (Foto: AFP/REHMAN ASAD)
Petugas komisi pemilu Bangladesh menghitung surat suara di Dhaka, Bangladesh, 30 Desember 2018. (Foto: AFP/REHMAN ASAD)

Dituduh Sebar Info Palsu, Jurnalis Bangladesh Ditangkap

Internasional bangladesh
Willy Haryono • 02 Januari 2019 19:19
Dhaka: Seorang jurnalis Bangladesh ditangkap dan satu lainnya melarikan diri atas tuduhan menyebarkan "informasi palsu" mengenai keganjilan dalam pemilihan umum yang dimenangkan oleh Perdana Menteri Sheikh Hasina.
 
Hedayet Hossain Mollah, yang bekerja untuk surat kabar Dhaka Tribune, ditangkap pada Selasa malam di bawah pasal keamanan digital. Sejumlah grup hak asasi manusia mengkhawatirkan pasal tersebut, yang dinilai rentan digunakan pemerintah untuk membungkam kritik.
 
Mollah ditangkap di wilayah Khulna usai melaporkan adanya 22.419 suara tambahan yang jumlah totalnya melebihi pemilih terdaftar di sebuah konstituen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jumlah orang yang menggunakan suara mereka hanya 80 persen dari total pemilih terdaftar," ujar kepala kepolisian lokal Mahbubur Rahman kepada kantor berita AFP, Rabu 2 Januari 2019. Ia menuding Mollah "menyebarkan informasi palsu agar proses pemilu ini dapat dipertanyakan."
 
Jika terbukti bersalah, Mollah divonis 14 tahun penjara di bawah sebuah undang-undang yang diperkuat PM Hasina tahun lalu.
 
Rahman mengatakan satu jurnalis lainnya sedang dicari untuk dimintai keterangan. Polisi itu juga diburu pemerintah karena diduga menyebarkan informasi palsu.
 
Hasina, 71, dituduh sejumlah pihak menjalankan pemerintah otoriter, termasuk dengan membungkam media dan memenjarakan jurnalis ternama seperti Shahidul Alam. Jurnalis pemenang penghargaan fotografi itu sudah berada di penjara selama empat bulan.
 
Kubu Hasina meraih 98 persen kursi di parlemen dalam pemilu pada Minggu 30 Desember. Kubu oposisi membantah pemilu telah dicurangi oleh partai penguasa Liga Awami, yang menjadikan Hasina melanjutkan kepemimpinannya ke periode keempat.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif