Anwar Ibrahim menonton pelantikan Mahathir Mohammad sebagai Perdana Menteri Malaysia (Foto: Malaysia Kini/Facebook).
Anwar Ibrahim menonton pelantikan Mahathir Mohammad sebagai Perdana Menteri Malaysia (Foto: Malaysia Kini/Facebook).

Anwar Ibrahim Saksikan Mahathir Dilantik sebagai PM Malaysia

Fajar Nugraha • 11 Mei 2018 05:04
Kuala Lumpur: Pemimpin de facto Pakatan Harapan tidak melewatkan pelantikan bersejarah dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad. Anwar dan Mahathir kini bersatu melawan Barisan Nasional.
 
(Baca: Mahathir Mohammad Resmi Menjabat Perdana Menteri Malaysia).
 
Dalam rekaman video singkat, Anwar Ibrahim tampak tersenyum saat menyaksikan siaran langsung yang diadakan di Istana Negara, Kuala Lumpur. Mahathir membaca sumpahnya di depan Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V.
 
Juga bergabung dengan Anwar di Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras adalah wakil presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Azmin Ali, wakil presiden Shamsul Iskandar Md Akin dan wakil ketua PKR Youth Dr Afif Bahardin.
 
Mantan wakil perdana menteri saat ini menjalani perawatan di pusat medis setelah operasi bedah baru-baru ini.
 
"Anda perlu mempelajari semua hal ini untuk menjadi (perdana) pendeta," katanya kepada seseorang yang tidak muncul dalam video, seperti dikutip Malaysia Kini, Jumat 11 Mei 2018.
 
Anwar, yang kini berusia 70 tahun, kemudian mencoba menjelaskan apa yang terjadi pada upacara yang menarik perhatian banyak orang.
 
Segera bebas
 
"Alhamdulillah, kemenangan rakyat memungkinkan ini terjadi. Azmin dan aku punya waktu untuk bertemu Anwar di Cheras baru-baru ini. Kami berdoa semua proses berjalan lancar," tulisnya menyertai tiga foto yang menunjukkan mereka bertiga tersenyum.
 
(Baca: Menang Pemilu, Mahathir Upayakan Pengampunan Anwar Ibrahim).
 
Di Facebook, Dr Afif, yang juga anggota dewan legislatif negara bagian Seberang Jaya, mengupload klip video selama sekitar dua menit.
 
Video itu disertai dengan deskripsi singkat: "Menyaksikan sumpah perdana menteri dari lokasi rahasia ...."
 
Anwar menjalani hukuman penjara untuk sodomi yang ia tuduh bermotif politik. Ia dijadwalkan akan bebas pada 8 Juni.
 
Berdasarkan kesepakatan bersama dari pemerintah Pakatan Harapan akan mengupayakan pengampunan dari pihak kerajaan bagi Anwar untuk membuka jalan baginya untuk diangkat sebagai perdana menteri.
 
Mahathir diperkirakan akan mengumumkan susunan kabinetnya dalam waktu dekat termasuk para pemimpin dari Partai PKR, DAP, Amanah, dan Bersatu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan