Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa 7 Mei 2019. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa 7 Mei 2019. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Dubes RI: Selandia Baru Mulai Bangkit

Internasional indonesia-selandia baru Penembakan Selandia Baru
Sonya Michaella • 07 Mei 2019 16:18
Jakarta: Usai diteror penembakan untuk pertama kali dan menewaskan 51 orang di Christchurch, Selandia Baru kini perlahan mulai bangkit. Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan, Selandia Baru berangsur pulih.
 
Baca juga: Pelaku Teror Selandia Baru Didakwa 50 Pembunuhan.
 
“Kurang dari satu minggu segala sesuatunya itu bisa saya sebut kembali normal. Jadi, masyarakat sudah bekerja, rasa takut itu tidak ada,” kata Tantowi ketika ditemui di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa 7 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski masih ada sejumlah personel kepolisian yang berjaga-jaga, terutama di tempat ibadah, kehadiran mereka untuk memberikan rasa aman kepada warga Selandia Baru dan warga negara lainnya.
 
“Dipastikan penjagaan ini ditingkatkan karena bulan suci Ramadan ini kunjungan dari umat Muslim ke masjid itu tinggi, maka dipastikan akan mereka jaga. Apalagi nanti pas Salat Ied,” ujar Tantowi.
 
Polisi yang hadir pun tidak secara gamblang menunjukkan diri mereka adalah pihak kepolisian. Mereka, ucap Tantowi, menyamar untuk melindungi warga dari ancaman terorisme yang sewaktu-waktu bisa muncul kembali.
 
Menurut Tantowi, Selandia Baru tergolong negara yang cepat bangkit usai aksi terorisme di mana negara ini belum pernah sekali pun mendapatkan ancaman dan serangan teror sebelumnya.
 
Baca juga: Muslim Selandia Baru Masih Trauma ke Masjid Christchurch.
 
“Terus terang kita belajar banyak dari negara sekecil Selandia Baru dalam mengatasi krisis yang begitu besar terutama hal ini tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, hal ini belum terjadi. Jadi tidak ada latihan sebelumnya bagi mereka tapi nyatanya mereka bisa mengatasi ini dengan baik,” tutur dia.
 
Salah satunya yang Selandia Baru tunjukkan adalah Perdana Menteri Jacinda Ardern tidak pernah menyebut nama sang pelaku teroris. Selandia Baru menegaskan tidak ingin membuat pelaku terkenal dan dapat menginspirasi orang lain melakukan aksi yang sama.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif