Ditanya soal 1MDB, Najib Tinggalkan Ruang Wawancara
Mantan PM Malaysia Najib Razak meninggalkan ruang wawancara dengan Al Jazeera. (Foto: Al Jazeera)
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menolak melanjutkan wawancara dengan media Al Jazeera karena ditanya berulangkali soal skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Najib pun seketika keluar dari ruangan wawancara.

Awalnya, Najib menjawab dengan tegas soal tuduhan keterlibatannya dalam pencucian uang 1MDB. Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya tak terlibat.

"Saya tidak menerima satu sen pun dari sumber yang terhubung dengan 1MDB. Karena jika saya tahu, saya pasti akan menindaknya," ucap Najib, dikutip dari Strait Times, Minggu 28 Oktober 2018.


Baca: Najib Razak Tegaskan Tak Bersalah

Najib mulai menampakkan kejengkelannya ketika presenter Mary Ann Jolley menanyakan soal Jho Low, yang disebut-sebut sebagai tokoh utama mega skandal ini. Jho Low juga masih menjadi buronan hingga sekarang.

"Anda seharusnya berbicara tentang ekonomi. Anda terlalu banyak bertanya tentang hal ini. Saya tidak ingin terlalu berbicara soal ini," ujar Najib dengan wajah kesal.

Setelah itu, sang presenter langsung mengalihkan ke kasus pembunuhan warga Mongolia, Altantuya Shaariibu pada 2006 silam. Di situ, Najib juga menjawab dengan tegas bahwa ia tak bersalah dan tak ada kaitannya dengan kasus tersebut.

Baca: Najib Dituding Rampas Uang Rakyat Rp24,3 Triliun

"Itu saja, saya sudah selesai. Jika Anda berbicara tentang ekonomi, saya akan duduk," ujar Najib sambil bangun dari duduknya dan bergegas berjalan keluar.

Najib membangun 1MDB pada 2009, beberapa saat setelah ia menjadi perdana menteri. Setelah ia dilengserkan pada Mei 2018 oleh Mahathir Mohamad, Najib langsung menghadapi pemeriksaan dan 38 dakwaan di Komisi Anti Korupsi Malaysia.




(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id